10 Personel Brimob Dikerahkan Bantu Cari Bocah Hilang Tenggelam di Laliko Polman
Penulis / Redaksi:
admin
Jumat, 4 September 2026 10:49 WITA
73 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Sebanyak 10 personel Brimob dikerahkan membantu pencarian bocah bernama Faizal (9) yang dilaporkan hilang usai tenggelam di Pantai Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Pengerahan personel tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat Brimob dalam membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan musibah yang membutuhkan penanganan segera.
Proses pencarian melibatkan personel Brimob dari Kompi IV Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulbar. Tim diterjunkan ke lokasi kejadian di Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, untuk membantu Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban.
Setibanya di lokasi, personel dipimpin Briptu Fuadi, langsung melakukan koordinasi, peninjauan serta penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilakukan di sepanjang pesisir pantai dan wilayah perairan dengan menggunakan perlengkapan SAR serta perahu karet, termasuk menyisir area sekitar vegetasi mangrove.
“Hingga malam hari, korban belum berhasil ditemukan. Tim SAR kemudian menghentikan sementara kegiatan pencarian,” kata Briptu Fuadi dalam keterangannya, Jumat (04/09/2026).
Tim SAR gabungan kembali melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, Jumat (04/09). Korban berhasil ditemukan keadaan kondisi meninggal dunia.
“Selanjutnya, korban segera dievakuasi dari lokasi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.
Menurut Fuadi, keterlibatan personel Brimob dalam proses pencarian korban merupakan bentuk respons cepat, dalam membantu masyarakat,
“Khususnya dalam situasi darurat dan musibah,” pungkasnya.
Untuk diketahui, tiga bocah sekolah dasar (SD) masing-masing bernama Faizal (9), Rafli (9) dan Fahri (9) dilaporkan tenggelam terseret arus saat bermain di Pantai Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Kamis kemarin (03/09) sekira pukul 15.30 wita. Dua bocah dilaporkan selamat, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.
“Tim Sar gabungan menerima informasi bahwa tiga orang anak berenang di pinggir pantai, terseret ombak. Ketiganya tenggelam. Masyarakat melakukan pertolongan dan dua orang selamat,” tutur Kanit SAR Polman Agustang.
Setelah hampir 15 jam dilakukan pencarian, Tim Sar Gabungan dibantu warga berhasil menemukan korban dalam kondisi sudah tak bernyawa, Jumat (04/09). Jenazah korban ditemukan mengapung di sela-sela tanaman mangrove.
“Alhamdulillah, pada hari ini Tim Sar berhasil menemukan korban yang belum ditemukan kemarin sore,” pungkas Agustang. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
