
Senangnya Pelajar di Bulubawang Polman, Jembatan Gantung Rusak yang Biasa Dilalui Kini Diperbaiki
POLEWALI MANDAR,- Sejumlah pelajar di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) yang kerap melintasi jembatan gantung Bulubawang untuk ke sekolah kini bisa bernafas lega. Sebab, jembatan gantung yang kondisinya sudah rusak itu mulai diperbaiki.
Perbaikan jembatan yang terletak di Dusun Bulubawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali itu dilakukan prajurit TNI dari Kodim 1402/Polman dibantu warga. Akses penghubung itu kini diberi nama Jembatan Perintis Garuda.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur jembatan sudah mulai dibangun oleh bapak TNI bersama masyarakat,” ujar salah satu pelajar, Febriani, Rabu (08/04/2026).
Febriani menuturkan, selama ini mereka harus menantang maut melewati jembatan gantung tersebut karena lantainya sudah rusak dan lapuk. Bahkan, mereka kerap nyaris terjatuh lantaran lantai jembatan menjadi licin usai diguyur hujan.
Meski berbahaya, Febriani dan pelajar lainnya di daerah ini mengaku rela mengambil resiko melewati jembatan tersebut. Karena keberadaan jembatan itu dapat memangkas waktu tempuh mereka menuju sekolah.
“Ini adalah jalan pendekat kami menuju sekolah. Karena kalau harus ke jalan poros jaraknya cukup jauh dan memakan waktu lama,” ungkapnya.
Dia lalu menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang memperhatikan perbaikan infrastruktur jembatan di daerah ini.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo karena sudah membantu pembangunan jembatan di desa kami. Semoga ke depan kami bisa lebih mudah dan aman pergi ke sekolah,” tandas Febriani.
Sementara, Komandan Kodim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mengungkapkan, pembangunan jembatan perintis Garuda merupakan yang pertama dilaksanakan di wilayah Kabupaten Polman.
Selain untuk memudahkan aktivitas warga khususnya para pelajar, pembangunan jembatan itu diharap dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Ini merupakan program strategis nasional untuk meningkatkan infrastruktur di daerah, dengan harapan akses pendidikan dan perekonomian masyarakat semakin baik,” pungkasnya.
Untuk diketahui, jembatan gantung sepanjang 37 meter dan lebar 1,2 meter itu menghubungkan Dusun Bulubawang dan Kelurahan Manding. (Zik/thaya)







