Warga Mampie Dilatih olah Buah Mangrove Jadi Makanan dan Minuman
Penulis / Redaksi:
admin
Jumat, 19 Juli 2019 09:51 WITA
735 tayangan
1 menit baca
WONOMULYO,- Warga Dusun Mampie, Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, mendapat pelatihan pemanfaatan buah mangrove menjadi berbagai jenis olahan makanan dan minuman, yang berlangsung di Rumah Kepala Dusun Mampie, Kamis kemarin (18/07/19).
Pelatihan ini dirangkaian dengan sosialisasi proyek perubahan Mangrov Lestari, Dompet Berseri oleh Kepala Bidang Perlindungan Hutan dan Konsrvasi Sumber Daya Alam Ekosistem (PHKSDAE), Dinas Kehutnan Sulbar, Nenny Tandirapak.
“ Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa Mampie salah satu kawasan yang terus dilanda abrasi pantai setiap tahunnya, keberadaan kawasan mangrove di Mampie sangat penting agar abrasi tidak terus terjadi, dengan menjaga mangrove yang buahnya dapat diolah menjadi makanan dan minukan untuk menambah penghasilan, secara tidak langsung kita juga bisa menyelamatkan mampie dari ancaman abrasi “ kata Nenny.
Pelatihan yang diikuti sejumlah wanita ini, menghadirkan pemateri yang merupakan Dosen Kehutanan Universitas Sulawesi Barat, Suparjo Razasli Carong.
Ketua Kelompok Bunda Kreatif, Aisya mengaku terbantu dengan adanya kegiatan pengolahan buah mengrove yang diakui bisa mengirit pengeluaran sehari-hari, “ Nantinya, bersama anggota kelompok kami akan berusaha mengembangkan buah mangrove menjadi olahan makanan dan minuman, seperti kue brownis, kripik mangrove, teh mangrove, sirup buah mangrovem bahkan bedak lulur dari buang mangrove, untuk menambah penghasilan sehari-hari “ pungkas Aisya. (Yus/Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.