Warga Luyo Tenggelam di Sungai Maloso, Ditemukan Tidak Bernyawa
Penulis / Redaksi:
admin
Sabtu, 25 Desember 2021 14:16 WITA
469 tayangan
2 menit baca
LUYO,- Upaya pencarian Hasanuddin (32 tahun), warga Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang tenggelam di Sungai Maloso saat berburu babi hutan akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan sudah membusuk.
Jenazah korban pertama kali ditemukan warga yang sedang menggembala sapi di pinggiran Sungai Maloso, Kelurahan Batupanga, Kecamatan Luyo, Sabtu siang (25/12), sekira pukul 10:30 wita.
Warga kemudian meminta bantuan Tim SAR Gabungan yang dikerahkan melakukan pencarian, untuk mengevakuasi jenazah korban.
“Tadi ada seorang warga yang sedang menggembalakan sapinya melihat mayat mengapung, yang kemudian melapor ke Basarnas,”ujar Bhabinkamtibmas Polsek Campalagian, Bripka Muh As’ad kepada wartawan, Sabtu (25/12/2021).
Menurut As’ad, saat ditemukan kondisi jenazah korban masih utuh, dan tidak ditemukan tanda bekas kekerasan. Bahkan, parang yang dibawa korban saat meninggalkan rumah, masih menempel di pinggangnya.
“Sekarang jenazah sudah di rumah duka. Kondisinya bengkak dan tidak ditemukan tanda kekerasan. Parangnya juga masih ada,”beber As’as.
Kedatangan jenazah korban di rumah duka di Lingkungan Pukkadundung, Kelurahan Batupanga, disambut tangis keluarga dan sahabat. Salah satu saudara juga terkulai lemah, tidak percaya korban pergi untuk selamanya.
Komandan Unit Siaga SAR Polewali, Asmar Gunawan menyebut, jenazah korban ditemukan di sekitar bendungan Sekka-sekka, pada jarak sekira tiga kilometer dari lokasi kejadian.
“Pukul 10.35 wita, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia pada jarak tiga kilometer dari Lokasi kejadian, radial 144°, arah Selatan Tenggara dan langsung dievakuasi kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,”terang Asmar terpisah.
Dengan ditemukannya korban, Asmar menyebut, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.
“Kepada unsur SAR yang terlibat, dikembalikan ke instansi organisasi masing-masing dengan diucapkan terima kasih,”pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Hasanuddin tenggelam di sungai Maloso, saat berburu babi hutan bersama tiga rekannya, di Desa Batupanga Daala, Kecamatan Luyo, Kamis (23/12) lalu.
Hasanuddin yang tidak bisa berenang, nekat masuk ke dalam sungai. ketika berupaya mengejar babi hutan yang melompat ke dalam sungai.
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.