Warga Luyo Dilaporkan Hilang di Sungai Saat Berburu Babi Hutan
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 23 Desember 2021 18:05 WITA
542 tayangan
2 menit baca
LUYO,- Seorang pria bernama Hasanuddin (32 tahun), warga Kelurahan Batupanga, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, dilaporkan hilang di Sungai. Korban diketahui tenggelam ketika melakukan perburuan babi hutan.
Korban tenggelam dalam aliran Sungai Maloso di Desa Batupanga Daala, Kecamatan Luyo, Kamis siang (23/12) sekira pukul 11:00 wita.
“Dia (korban) sempat kejar itu babi sampai di sungai. Saya ikut mengejar, karena babinya hanyut terbawa arus, sementara korban juga saya liat ada di dalam sungai,”kata salah satu rekan berburu korban, Alam Setia Budi saat berikan keterangan kepada polisi, Kamis sore (23/12/2021).
Menurut Alam, saat kejadian posisinya berjarak beberapa meter di depan korban, searah aliran sungai. Ketika menoleh ke belakang untuk yang kedua kalinya, Alam mengaku sudah tidak melihat keberadaan korban.
“Setelah saya lihat lagi ke belakang, dia (korban) sudah tidak ada,”ungkapnya.
Kapolsek Campalagian IPTU Sukirno menyebut, aktivitas berburu babi hutan, dilakukan korban secara berkelompok, bersama tiga rekannya.
“Awalnya mereka berburu babi, jadi kurang lebih empat orang berburu, yang dua rekannya masih di seberang sungai. Babi melompat ke sungai, korban juga ikut melompat,”ujar Sukirno terpisah.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, sesaat sebelum kejadian, rekan berburu sudah mengingatkan agar korban berhenti mengejar babi yang melompat ke sungai, namun tidak dihiraukan.
“Padahal temannya sudah melarang agar tidak melompat ke sungai karena dianggap berbahaya,”beber Sukirno.
Sukirno mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak termasuk Basarnas, untuk membantu pencarian korban.
“Kami sama Basarnas sudah berkoordinasi untuk melakukan pencarian, apakah korban masih di sekitar tempat kejadian, atau sudah hanyut,”pungkasnya. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.