Wanita di Polman Polisikan Suami karena Tersinggung Langsung Ditalak usai Ijab Kabul
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 4 Januari 2024 17:42 WITA
1,587 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Pria berinisial R (19) diamankan polisi atas laporan wanita yang baru dinikahi inisial N (15) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Sebabnya, korban bersama keluarganya merasa tersinggung dengan sikap pelaku yang langsung menalak istrinya saat baru saja usai melakukan ijab kabul.
“Intinya merasa dilecehkan, terduga pelaku menyangkali kalau (dia) yang membuat hamil, katanya bukan dia. Sehingga setelah dilaksanakan ijab kabul di rumah korban, pada saat itu terduga pelaku menalaknya kembali,” kata Kanit PPA Polres Polman Ipda Mulyono kepada wartawan, Kamis (04/01/2024).
Karena tidak terima dengan sikap pelaku, orang tua korban langsung mengadukan masalah ini ke polisi, Rabu kemarin (03/01). Polisi lalu mengamankan terduga pelaku di wilayah Kecamatan Wonomulyo, Rabu malam.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Mulyono menyebut jika korban dan pelaku sebenarnya berpacaran. Keduanya diketahui telah menjalin hubungan asmara sejak bulan September tahun lalu dan telah berulang kali melakukan hubungan suami istri.
“Pelaku mengakui pernah menyetubuhi korban, keterangannya dua kali. Keterangannya korban sering kali,” ungkapnya.
Pernikahan keduanya dilangsungkan lantaran korban hamil. Kepada keluarganya, korban mengaku telah digauli oleh pelaku.
“Mama nya ini curiga kepada korban karena terlambat datang bulan, sudah tiga bulan tidak pernah haid. Lalu ditanya dan menceritakan jika sudah digauli pacarnya,” terang Mulyono.
Untuk pertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka kasus persetubuhan anak di bawah umur. Dia dijerat menggunakan UU Perlindungan Anak Pasal 81 ayat 1 dan 2 tentang membujuk, merayu anak untuk melakukan persetubuhan.
“Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” pungkas Mulyono. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.