Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Wanita Buang Bayi di Mamuju Ternyata Korban Perkosaan-Pelaku Telah Diamankan

Penulis / Redaksi: admin
Senin, 14 Februari 2022 20:58 WITA 551 tayangan 2 menit baca
Wanita Buang Bayi di Mamuju Ternyata Korban Perkosaan-Pelaku Telah Diamankan
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMUJU,- Penyelidikan kasus penemuan jasad bayi dalam kolam bekas galian tanah di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, terus dilakukan polisi. Dari hasil pemeriksaan, terungkap jika perempuan berinisial SE (20 tahun), yang merupakan ibu bayi malang tersebut adalah korban perkosaan rekan kerjanya berinisial AS (40 tahun). Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Pandu Arief Setiawan mengatakan, pelaku perkosaan telah diamankan personil polisi dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) dan Resmob Satreskrim Polresta Mamuju. “Berdasarkan hasil pengembangan dalam penyelidikan, diketahui ternyata SE telah diperkosa sebanyak tiga kali oleh seorang lelaki inisial AS,”kata Pandu Arif kepada wartawan, Senin siang (14/02/2022). “Dimana tersangka SE yang juga merupakan korban, dipaksa dan diancam akan dipukul tersangka AS, apabila menceritakan peristiwa tersebut kepada orang lain,”sambung Pandu. Menurut Pandu, pelaku AS dan tersangka SE merupakan rekan kerja sesama buruh pembuat batu bata. Tindak perkosaan ini dilakukan pada sejumlah tempat, diantaranya teras salah satu masjid di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. “Pelaku AS mengakui perbuatannya. Dia mengaku mengancam akan memukul SE jika berteriak dan berontak. Selain di teras Masjid, peristiwa perkosaan ini juga terjadi pada rumah yang merupakan tempat kerja pelaku,”pungkas Pandu. Untuk kepentingan lebih lanjut, pelaku AS kini diamankan di Rumah Tahanan Polresta Mamuju. Polisi masih mencari barang bukti lain yang belum ditemukan. Terungkapnya peristiwa ini, berawal ketika warga di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, digegerkan penemuan jasad bayi perempuan, dalam kondisi mengambang dalam kolam bekas galian, Sabtu lalu (12/02) sekira pukul 12:30 wita. Polisi langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah sang bayi, termasuk melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi malang tersebut. Sebelumnya SE sempat menolak mengakui perbuatannya. Apalagi selama ini, tidak ada yang mengetahui jika dirinya dalam kondisi hamil. SE yang merupakan seorang janda, mengaku melahirkan bayi malang tersebut pada Rabu lalu (09/02) sekira pukul 06:00 wita. Proses persalinan SE berlangsung di kamar mandi tanpa bantuan orang lain. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman