Wagub Kumpul Pimpinan OPD Sulbar, Bahas Penanganan Gempa Mamasa
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 8 November 2018 19:15 WITA
1,088 tayangan
2 menit baca
Mamuju,-Gempa yang terus mengguncang Kabupaten Mamasa, terus mendapat perhatian dari pemerintah, termasuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Pada hari Kamis (08/11), Wagub Enny Anggraeni, mengumpulkan semua pimpinan OPD di ruang kerjanya, membicarakan langkah penanganan yang akan dilakukan pasca gempa yang terus berulang di Mamasa.
Hadir dalam pertemuan ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Darno Madjid, Kepala Dinas Kesehatan Achmad Azis, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2 dan KB) Darmawati dan Perwakilan Dinas Sosial.
Turut serta Pj. Sekprov Sulbar Arifuddin, Asisiten Bidang Pemerintahan M. Natsir dan Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Hamzah.
Dalam kesempatan ini, Wagub mengemukakan bahwa pertemuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemprov Sulbar, akibat bencana alam yang melanda Mamasa hingga menimbulkan kepanikan warga setempat “ “Saat Palu dilanda bencana kita bisa membantu, jadi tentu untuk membantu masyarakat Mamasa kita harus mampu, sebab mereka adalah warga kita “ tutur Enny
Berdasarkan informasi dari Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi, tercatat hingga saat ini jumlah warga Mamasa yang mengungsi mencapai 12 ribu jiwa yang tersebar pada sejumlah titik pengugnsian, diantaranya, Sumarorong, Mesawa, Bala dan tempat lainnya.
“ Informasi dari bupati Mamasa, sudah banyak warga yang mulai mengungsi , seperti ke Sumarorong, Mesawa, Bala dan ada dibeberapa tempat lainnya. Jumlah pengunsi diperkirakan mencapai 12 ribu jiwa” ucap Wagub Sulbar.
Karena itu, Wagub berharap OPD terkait bisa bekerjasama, untuk saling bersinergi dalam membantu menangani bencana gempa tersebut.
Kepala BPBD Sulbar Darno Madjid mengatakan , saat ini Pemprov dan Pemda Polman telah menyalurkan bantuan ke Mamasa berupa, beras sebanyak lima ton, 50 dos air mineral serta 50 dos mie Instan.
Dalam kesempatan sama, Perwakilan Dinas Sosial Provinsi, mengatakan sudah menerjunkan relawan ke lokasi sejak hari kedua terjadi gempa “Sudah ada relawan dari Tagana yang kami kirim, mereka sudah melaporkan bahwa masyarakat saat ini membutuhkan matras, selimut dan tenda”bebernya
Sementara itu , Kepala Dinas Kesehatan Sulbar Achmad Azis mengungkapkan, gempa yang terus terjadi mengakibatkan beberapa rumah setempat sempat mengevakuasi pasiennya “ untuk itu saya menyarankan, agar dilakukan simulasi gempa kepada masyarakat, agar masyarakat mengerti langkah dan hal yang harus dilakukan, jika gempa kembali terjadi” ucap mantan Kepala Dinas Kesehatan Polewali Mandar ini. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.