Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Viral Warga Lenggo Polman Evakuasi Ular Piton 7 Meter usai Dibunuh

Penulis / Redaksi: admin
Kamis, 18 Juli 2024 10:00 WITA 975 tayangan 2 menit baca
Viral Warga Lenggo Polman Evakuasi Ular Piton 7 Meter usai Dibunuh
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Viral sejumlah warga mengevakuasi bangkai ular piton sepanjang 7 meter di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Ular tersebut dibunuh warga setelah didapati sedang tidur di tengah kebun dekat pemukiman. "Panjang ularnya sekira tujuh meter, langsung dibunuh. Ditebas pakai parang," kata salah satu warga, Yusuf kepada wartawan, Rabu (18/07/2024). Evakuasi bangkai ular yang videonya viral tersebut diketahui terjadi di Dusun Tanete, Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Selasa (16/07) kemarin, sekira pukul 09.00 Wita. Menurut Yusuf, ular tersebut awalnya terlihat oleh salah seorang warga setempat ketika hendak ke kebun. Karena merasa khawatir, warga tersebut ber inisiatif mencari bantuan untuk melumpuhkan ular yang meresahkan itu. “Warga yang pertama melihat ular langsung ke kampung minta bantuan, karena khawatir tidak bisa dilumpuhkan sendiri apalagi ukuran ular cukup besar.  Saat dilumpuhkan ular tidak beri perlawanan karena sedang tidur, langsung ditebas,” ungkapnya Dia memastikan jika ular piton sepanjang 7 meter yang telah terbunuh itu, bukanlah ular yang telah menyerang dan melilit salah satu warga setempat beberapa waktu lalu. “Memang ukurannya sama-sama tujuh meter, tapi ularnya berbeda. Yang menyerang warga beberapa waktu lalu harusnya ada bekas luka karena sempat kena parang, yang terbunuh tidak ada bekasnya,” terang Yusuf. Menurut Yusuf, bangkai ular tersebut telah dibuang warga ke sungai. Dia menduga ular mulai mendekati pemukiman lantaran hendak mencari makan. Sebab, babi hutan yang selama ini menjadi mangsa ular sudah banyak yang mati akibat terserang penyakit. “Ular mendekati pemukiman untuk cari makanan, ada ayam dan ternak lain karena di hutan sudah susah dapat babi, banyak yang mati. Bangkai ularnya sudah dibuang ke sungai,” pungkasnya. Dalam video yang dilihat wartawan, Kamis (18/07) tampak sejumlah warga berupaya menarik bangkai ular yang tergeletak di semak-semak lalu dipikul menggunakan kayu. Terlihat pula sejumlah luka parah di tubuh ular bekas sabetan parang. (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman