Minggu, 8 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Usai PKL, Mahasiswa Asal Desa Nepo Jalani Karantina Mandiri

Penulis / Redaksi: admin
Sabtu, 11 April 2020 12:34 WITA 972 tayangan 2 menit baca
Usai PKL, Mahasiswa Asal Desa Nepo Jalani Karantina Mandiri
Foto ilustrasi / Dokumentasi Sosial - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!

WONOMULYO,- Hadid Zukhruf dan Nurhikma, mahasiswa asal Desa Nepo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, langsung menjalani masa karantina mandiri di kampung halaman, usai melaksanakan Praktek Kerja Lapang (PKL) di Bontang dan Pontinak. Keduanya merupakan mahasiswa Politeknik Bone, Jurusan Kelautan dan Perikanan.

Nurhikma mengaku senang bisa tiba di kampung halaman dengan selamat, apalagi selama menjalani masa PKL dirinya tidak bisa tenang, akibat pandemi Covid-19, “  Selama berada di lokasi PKL, pihak kampus sudah membatasi aktifitas kami, disana kami sangat disiplin untuk menghindari penularan virus corona “ ujarnya kepada wartawan, Sabtu (11/04/20).

Kendati tidak langsung pulang ke rumah, lantaran harus menjalani masa karantina mandiri di tempat khusus yang telah disiapkan oleh panitia, Nurhikma tetap bersyukur, karena kini telah berada di kampung halaman, “ Saya tetap bersyukur, karena sekarang sudah berada di kampung halaman, meski tidak boleh langsung ke rumah karena harus menjalani karantina mandiri di rumah yang disiapkan oleh pemerintah “ ungkapnya.

Selama perjalanan menuju kampung halaman, Nurhikma mengaku melewati sejumlah pos yang melakukan pemeriksaan kesehatan dan penyemprotan cairan antiseptik terhadap pendatang, “ Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan sejumlah pos yang kami lewati selama dalam perjalanan, sampai saat ini belum ada tanda-tanda yang menunjukkan kami tertular virus corona “ akunya.

Dikonfirmasi, Sekretaris Desa Nepo Rahman mengatakan, pemerintah desa bersama warga telah bersepakat menyiapkan rumah karantina mandiri, untuk setiap warga yang diketaui pulang dari luar khususnya yang berasal dari daerah terpapar virus corona, “ Siapapun warga kami yang baru pulang dari luar kota, wajib menjalani karantina mandiri sambil kita pantau kondisinya, “ tandasnya.

Rahman menyebut, rumah karantina yang disiapkan adalah villa milik warga setempat, yang dipinjamkan secara sukarela kepada pemerintah desa, “ Kita bersyukur, ada warga yang mau membantu bahkan secara sukarela meminjamkan villa miliknya untuk dimanfaatkan sebagai tempat karantina “ bebernya.

Selama menjalani masa karantina , kebutuhan komsumsi warga setempat yang masuk dalam status Orang Dalam Pantauan (OPD) ditanggung pemerintah desa setempat. (Thaya)

Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman