Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Usai Makan Sahur, Ayah-Anak Jadi Korban Pemarangan di Wonomulyo

Penulis / Redaksi: admin
Minggu, 3 April 2022 09:02 WITA 873 tayangan 2 menit baca
Usai Makan Sahur, Ayah-Anak Jadi Korban Pemarangan di Wonomulyo
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
WONOMULYO,- Dua warga di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menderita luka serius setelah menjadi korban pemarangan. Tindak penganiayaan bermula ketika korban menegur pelaku yang dianggap menggangu, karena mengendarai sepeda motor bersuara bising. Perisitiwa naas ini terjadi di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, Minggu subuh (3/4) sekira pukul 03:40 wita. Kedua korban merupakan ayah dan anak, masing-masing bernama Kami (55 tahun) dan Sudding (35 tahun). Sebelumnya, korban diketahui sedang duduk di depan rumahnya, selepas makan sahur. Kedua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Wonomulyo untuk mendapat pertolongan, lantaran menderita luka terbuka pada bagian lengan. Berdasarkan pantauan, sejumlah kerabat tampak tak kuasa menahan air mata, melihat kedua korban terbaring lemah dengan kondisi terluka. “Yang kena parang cucu dan menantu saya. Kejadiannya sekitar setengah empat subuh, sudah makan sahur. Saya tidak tau secara pasti penyebabnya, entah ditegur atau bagaimana,”kata keluarga korban, Jalil kepada wartawan, Minggu pagi (3/4/2022). Menurut Jalil, kedua korban sempat memberikan perlawanan. Namun keduanya tidak mampu mengimbagi pelaku, yang menyerang menggunakan senjata tajam. “Sempat melawan (korban) menggunakan besi. Sementara pelaku langsung lari setelah banyak warga yang berdatangan,”terangnya. Kapolsek Urban Wonomulyo, Kompol Adriyan Frederick Koping mengungkap motif tindak penganiayaan ini. Berawal ketika pelaku bolak-balik di depan rumah korban, sambil mengendarai sepeda motor yang menggunakan knalpot bersuara bising. Suara sepeda motor pelaku dianggap mengganggu, apalagi ada kerabat korban yang sedang sakit. “Karena suara knalpot pelaku bising, korban keluar dari rumahnya dan menegur pelaku, karena salah satu keluarga korban ada yang sakit,”ungkap Adriyan kepada wartawan melalui pesan singkat. Diduga tidak terima dengan teguran tersebut, pelaku langsung turun dari motornya kemudian memarangi korban. “Usai memarangi korban, pelaku langsung melarikan diri. Akibat penganiayaan tersebut korban mengalami dua luka terbuka pada bagian lengan dan belakang,”pungkas Adriyan. Saat ini, polisi masih mencari keberadaan pelaku yang identitasnya telah diketahui. Sementara kedua korban dirujuk ke RSUD Polewali Mandar untuk penanganan lebih lanjut. (Thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman