Sabtu, 7 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Tim SAR Gabungan Diterjunkan Cari Warga Luyo yang Hilang di Sungai

Penulis / Redaksi: admin
Kamis, 23 Desember 2021 20:06 WITA 339 tayangan 2 menit baca
Tim SAR Gabungan Diterjunkan Cari Warga Luyo yang Hilang di Sungai
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
LUYO,- Unit Siaga SAR Polewali menerjunkan Tim Rescue untuk membantu pencarian Hasanuddin (32 tahun), warga Kelurahan Batupanga, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), yang dilaporkan hilang di Sungai Maloso saat mengejar babi hutan. “Satu tim rescue unit siaga SAR Polman diberangkatkan ke lokasi dan rencananya akan membentuk posko SAR Gabungan di lokasi terdekat dari lokasi kejadian,”ujar Kepala Unit Siaga SAR Polewali, Asmar Gunawan kepada wartawan, Kamis (23/12/2021). Berdasarkan pantauan, sesampainya di lokasi, tim SAR Gabungan langsung menyisir aliran Sungai Maloso menggunakan perahu karet. Warga setempat juga melakukan pencarian dengan menyusuri bantaran sungai. Sebelumnya diberitakan, Hasanuddin tenggelam dalam aliran Sungai Maloso, di Desa Batupanga Daala, Kecamatan Luyo, Kamis siang (23/12) sekira pukul 11:00 wita. “Dia (korban) sempat kejar itu babi sampai di sungai. Saya ikut mengejar, karena babinya hanyut terbawa arus, sementara korban juga saya liat ada di dalam sungai,”kata salah satu rekan berburu korban, Alam Setia Budi saat berikan keterangan kepada polisi, Kamis sore (23/12). Menurut Alam, saat kejadian posisinya berjarak beberapa meter di depan korban, searah aliran sungai. Ketika menoleh ke belakang untuk yang kedua kalinya, Alam mengaku sudah tidak melihat keberadaan korban. “Setelah saya lihat lagi ke belakang, dia (korban) sudah tidak ada,”ungkapnya. Kapolsek Campalagian IPTU Sukirno menyebut, aktivitas berburu babi hutan, dilakukan korban secara berkelompok, bersama tiga rekannya. “Awalnya mereka berburu babi, jadi kurang lebih empat orang berburu, yang dua rekannya masih di seberang sungai. Babi melompat ke sungai, korban juga ikut melompat,”ujar Sukirno terpisah. Berdasarkan informasi yang diperoleh, sesaat sebelum kejadian, rekan berburu sudah mengingatkan agar korban berhenti mengejar babi yang melompat ke sungai, namun tidak dihiraukan. “Padahal temannya sudah melarang agar tidak melompat ke sungai karena dianggap berbahaya,”beber Sukirno. Adapun unsur yang terlibat dalam proses pencarian, diantaranya, Team Rescue Unit Siaga Polman,  BPBD Polman, Kodim 1402 Polman, Polres Polman,  PMI Polman, Brimob Polaman, IOF Polman, KPA Sandeq, Mapala Biges, Mapala Unasman dan masyarakat setempat serta keluarga korban. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman