Tiga Remaja Polman Diamankan usai Curi Biji Kakao di Jemuran, Polisi Beri Pembinaan
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 24 Juni 2024 15:02 WITA
1,231 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Tiga remaja masing-masing inisial KI (17), AL (17) dan AG (16) diamankan usai mencuri biji kakao yang sementara dijemur pemiliknya di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Polisi hanya memberikan sanksi pembinaan atas kesepakatan kedua belah pihak.
“Anak di bawah umur semuanya, terus ini korban tidak mau kalau dilanjutkan (kasus), keluarga pelaku juga mau menyelesaikan kerugiannya, dibayar,” kata Kapolsek Tapago, Ipda Rahman kepada wartawan, Senin (24/06/2024).
Aksi ketiga pelaku berlangsung di Desa Riso, Kecamatan Tapango, Kamis dini hari (20/06). Identitas ketiganya terungkap lantaran terekam kamera pengawas CCTV.
“Ada rekaman CCTV, karena sementara dijemur itu apa-apa (biji kakao), di jemuran dikumpul,” ungkap Rahman.
Menurut Rahman, pihaknya lalu bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga pada hari yang sama berhasil mengamankan seorang pelaku inisial KL. Sehari kemudian, pelaku AL dan AG menyerahkan diri ke Polsek Tapango, Jumat (21/6).
“Setelah dilakukan pemeriksaan dan koordinasi dengan pihak terkait, dua pelaku lain inisial AL dan AG menyerahkan diri ke Polsek diantar keluarganya,” bebernya.
Rahman tidak mengungkapkan motif ketiga pelaku mencuri biji kakao hingga menyebabkan pemiliknya merugi Rp 6 juta. Dia menduga pelaku hanya iseng karena ada kesempatan.
“Kayaknya ini iseng-iseng, lewat ada kesempatan,” ujarnya singkat.
Meski tidak ditahan, Rahman menyebut ketiga pelaku dititipkan di Polsek Tapango selama sepekan untuk diberi pembinaan atas permintaan pihak keluarga.
“Kalau untuk sementara sanksi sosial karena orang tua titipkan saja di kantor dibina seminggu. Bukan di sel, pembinaan seperti, waktu sholat pergi sholat di masjid, membersihkan sekitar lingkungan dan masjid,” jelasnya.
Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, warga diimbau untuk tidak terlena dan selalu waspada, serta menyimpan barang berharga miliknya di tempat aman.
“Saya setiap jumat keliling masjid, setelah sholat jumat saya sempatkan untuk berikan himbauan saling menjaga keamanan, tetap berhati-hati, barang-barangg ditempatkan di tempat aman,” pungkas Rahman. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.