Terlibat Perkelahian, Pelajar di Campalagian Nekat Menikam
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 28 Juli 2022 17:24 WITA
877 tayangan
2 menit baca
CAMPALAGIAN,- Seorang pelajar berinisial AF (16 tahun) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), terpaksa diamankan polisi lantaran nekat menikam pelajar lainnya. Sebelumnya, pelaku dan korban sempat terlibat perkelahian di jalanan hingga mengundang perhatian warga.
Insiden perkelahian antar pelajar dari dua sekolah berbeda ini, terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, sekira pukul 14:15 wita, Kamis (28/07). Diketahui, pelaku AF merupakan pelajar SMK, sementara korban TH (18 tahun) adalah pelajar SMA.
Saksi mata menyebut, pelaku bersama sejumlah rekannya awalnya mendatangi korban yang saat itu juga sedang bersama teman-temannya. Kedua kelompok pelajar ini kemudian baku pukul.
“Baku pukul, balu kejar di jalanan, ada sekitar lima orang dari sekolah berbeda,”ujar salah satu saksi, Muhammad Hamsi kepada wartawan, Kamis (28/07/2022).
Menurut Hamsi, perkelahian ini terjadi berulang kali kendati sempat dilerai warga. Karena terdesak, AF yang babak belur akhirnya mengeluarkan badik dari dalam tas, kemudian menyerang korban.
“Kurang tau penyebabnya, langsung baku pukul, sempat dilerai warga. Ini anak SMK tidak terima karena banyak lukanya, makanya ambil badik di tasnya,”beber Hamsi.
Usai menikam, pelaku AF langsung melarikan diri. Sementara korban TH dievakuasi warga ke Puskesmas terdekat kemudian dirujuk ke RSUD Polewali untuk mendapat pertolongan. Korban menderita luka tusuk pada bagian dada.
Tidak butuh waktu lama, polisi yang melakukan pencarian, berhasil mengamankan pelaku kemudian digelandang ke Polres Polewali Mandar, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti badik yang digunakan pelaku menikam korban.
“Kami mengamankan salah satu terduga pelaku yang terlibat perkelahian di Campalagian, tepatnya di Lapeo, kami minta keterangan kami bawa langsung ke Polres, untuk lawan tandingnya sementara masih ditangani di RSUD Polewali karena ada luka tusukan,”kata Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar, Iptu I Gusti Bagus Kresna Wardana.
Meski demikian, Iptu I Gusti mengaku belum bisa memastikan penyebab perkelahian antar pelajar, yang berujung aksi penikaman ini.
“Untuk perkembangan lebih lanjut nanti kami sampaikan, karena sementara baik pelaku sedang kami mintai keterangan. Informasinya mereka pelajar salah satu SMK dan SMA di campalagian. Kalau untuk tawuran dan motifnya masih kami dalami lagi,“pungkasnya. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.