Terdampak Gempa , 11 Puskesmas Berikan Layanan di Tenda Darurat
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 1 Maret 2021 14:11 WITA
615 tayangan
2 menit baca
SULBAR,- Proses layanan pada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdampak gempa di Sulawesi Barat, berjalan kembali. Untuk sementara pelayanan dilakukan di bawah tenda darurat, karena gedung Puskesmas dalam kondisi rusak.
“ Sekarang semuanya telah berjalan sebagaimana mestinya, namun mereka masih harus bekerja di bawah tenda," kata Kepala Bidang Kesehatan, Satgas Transisi Darurat Sulawesi Barat, dr. Muhammad Ikhwan, melalui rilis yang diterima wartawan, Minggu (28/02/2021).
Tercatat, ada sebanyak 11 Pukesmas di daerah ini mengalami kerusakan, akibat guncangan gempa bumi, “ 8 puskesmas berada di Kabupaten Mamuju, sedangkan 3 lainnya, berada di Kabupaten Majene, “ sebut Ikhwan.
Menurut Ikhwan, pasca guncangan gempa bumi aktifitas pelayanan kesehatan kepada warga, tidak dipusatkan pada satu tempat, “ Tenaga medis Puskesmas melakukan pelayanan, dengan cara dari rumah ke rumah atau dari tenda ke tenda warga, “ terangnya.
Ia juga mengaku, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat terus berupaya, untuk memenuhi kebutuhan obat setiap Puskesmas terdampak gempa, " Stok seperti biasa, tidak ada masalah. Hanya kita akan lakukan percepatan pengadaan obat karena dukungan stok dari pemerintah pusat tidak cukup. Selain itu, memang beberapa jenis obat, stoknya mulai berkurang, " ungkap Ikhwan.
Terkait perbaikan gedung Puskesmas terdampak gempa, Ikhwan menyebut masih menunggu assesment dari instansi berwenang, “ Belum diketahui persis kapan assesment dan perbaikan itu akan dilaksanakan, “ imbuhnya.
Ikhwan mengaku bersyukur dengan keberadaan relawan, yang dianggap aktif membantu warga termasuk Tim Medis, dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan kepada warga, khususnya korban gempa, “ Kita berharap, untuk selanjutnya dapat bekerja sama dengan relawan untuk memusatkan kegiatan pelayanan di puskesmas, " tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, selain merusak gedung Puskemas, gempa bumi berkekutan 6,2 Magnitudo yang mengguncang Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, terjadi Jumat (15/01) lalu, turut merubuhkan bagunan utama Kantor Gubernur Sulawesi Barat serta sejumlah gedung perkantoran lainnya. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
