Minggu, 8 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Terapkan Protokol Kesehatan, Warga di Campalagian Gelar Sholat Idul Fitri Berjamaah

Penulis / Redaksi: admin
Minggu, 24 Mei 2020 10:16 WITA 863 tayangan 2 menit baca
Terapkan Protokol Kesehatan, Warga di Campalagian Gelar Sholat Idul Fitri Berjamaah
Foto ilustrasi / Dokumentasi Sosial - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
CAMPALAGIAN,- Imbauan pemerintah kepada warga untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri di rumah masing-masing tampak diabaikan banyak warga yang beramai-ramai melaksanakan Sholat Idul pada berjamaah sejumlah Masjid di daerah ini. Ada Masjid yang tampak menutupi pintu masuk dan semua jendela dengan terpal, agar seolah tidak difungsikan melaksanakan Sholat Idul Fitri Namun ada pula yang terang-terangan melaksanakan Sholat Idul Fitri, namun tetap menerapkan protokol kesehatan yang ditentukan pemerintah, untuk mengantisipasi penularan wabah virus corona. Seperti yang terlihat pada salah satu Masjid di Desa Bonde, Kecamatan Campalagian, Minggu (24/05/20). Terpantau masjid ini ramai oleh warga yang melaksanakan Sholat Idul Fitri hingga meluas ke badan jalan. Panitia masjid melakukan pengawasan ketat terhadap warga, sebagai upaya mencegah penularan virus corona. Warga yang datang ke Masjid tanpa memakai masker dan tidak membawa sajadah, di minta untuk kembali ke rumah masing-masing. Pelaksanaan Sholat juga dilakukan dengan tetap menjaga jarak antara jamaah satu dengan yang lainnya. Usai melaksanakan Sholat, para jamaah diminta langsung pulang ke rumah masing-masing dan tidak diperkenankan untuk salam-salaman. “ Kita selektif khususnya kepada orang tua yang diketahui menderita sakit, kita larang ke masjid “ ujar salah seorang panitia masjid Fahruddin kepada wartawan. “ Kita selalu umumkan kepada warga untuk menerapkan protokol kesehatan, jadi jamaah sudah terbiasa, apalagi ada panitia yang selalu berjaga dan mengingatkan para jamaah untuk selalu menjaga jarak, kita juga rutin memeriksa para jamaah sebelum memasuki masjid menggunakan alat pengukur suhu tubuh, termasuk meminta jamaah untuk mencuci tangan hingga bersih menggunakan sabun “ sambung Fahruddin. Menurut Fahruddin, warga bersepakat melaksanakan Sholat Idul Fitri di Masjid di Masjid, lantaran di daerah ini tidak terdapat kasus corona, “ Kan disebutkan, boleh dilakukan (Sholat di Masjid) asal tidak ada kasus di daerah itu, kebetulan di Campalagian tidak ada kasus corona dan termasuk zona hijau “ terangnya. Dikonfrimasi terpisah, Kapolsek Campalagian IPTU Suarno AS membenarkan pada umumnya masjid di daerah ini melaksanakan sholat Idul Fitri baik yang dilakan secara sembunyi-sembunyi, maupun yang terang-terangan. “ Pada umumnya masih melaksanakan sholat, sudah beberapa kali kita koordinasikan masalah ini kepada pemerintah desa dan kecamatan, bahkan kita sudah turun langsung menyampaikan kepada warga terkait imbauan pemerintah untuk menggelar sholat idul fitri di masjid di rumah masing-masing , hanya saja masyarakat menganggap daerah Campalagian aman karena zona hijau “ tandas Suarno. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman