Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Simpati ABM untuk Korban Kebakaran di Polewali

Penulis / Redaksi: admin
Minggu, 6 Desember 2020 14:28 WITA 545 tayangan 2 menit baca
Simpati ABM untuk Korban Kebakaran di Polewali
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI,- Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Ali Baal Masdar, berikan bantuan untuk korban kebakaran di Kabupaten Polewali Mandar. Bantuan diberikan, sebagai bentuk perhatian Gubernur yang akrab disapa ABM itu, atas musibah yang merenggut tiga korban jiwa. Penyaluran bantuan dari Gubernur ABM kepada korban kebakaran, dilakukan Tenaga Ahli Gubernur M Danial, yang menyampaikan rasa simpati dan duka mendalam kepada korban. Menurut Danial, sedianya Gubernur ABM berkunjung langsung menemui keluarga korban, namun batal karena kegiatan yang cukup padat, “ Sedianya pak Gub  ABM berencana datang langsung menemui keluarga korban, namun rencana tersebut batal, karena agenda kegiatan cukup padat," kata Danial kepada keluarga korban di lokasi kebakaran, Minggu (06/12/2020). Pada kesempatan tersebut, Danial juga menyerahkan titipan dari Gubernur ABM kepada keluarga korban, sembari menyampaikan salam hangat dan dukacita mendalam beliau, kepada orang tua almarhum Indah dan Marifah, begitupun orang tua almarhum Naufal, “  Ini ada titipan dari bapak Gubernur, sebagai bentuk perhatian dan rasa simpati, tolong jangan dilihat nilainya," ujarnya. Danial menemui Udin dan isrtrinya Wati, di tengah puing-puing sisa kebakaran rumahnya yang hanya menyisakan arang, “ Terima kasih saya ucapkan kepada bapak gubernur, atas perhatian yang diberikan kepada keluarga kami yang ditimpa musibah, “ tutur Wati dengan mata berkaca-kaca. Peristiwa kebakaran yang merenggut tiga korban jiwa ini terjadi di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kamis (03/12) dini hari kemarin. Duka mendalam masih dirasakan pemilik rumah bernama Udin dan Wati, lantaran kehilangan dua anak bernama Indah (15 tahun) dan adiknya Marifah (11 tahun) serta seorang keponakan bernama Naufal (6 tahun). Indah dan adiknya Marifah ditemukan tidak bernyawa dlaam kondisi berpelukan, sementara Naufal berada di dekatnya. Ketiganya tewas akibat ikut terpanggang api. (ADVETORIAL)    
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman