Seorang Remaja Terluka Akibat Serangan Babi Hutan di Desa Beroangin
Penulis / Redaksi:
admin
Minggu, 23 Oktober 2022 13:24 WITA
514 tayangan
2 menit baca
MAPILLI,- Seorang remaja bernama Muhammad Iqbal (14 tahun) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menderita luka serius akibat serangan babi hutan. Korban diserang babi dalam perjalanan ke sekolah bersama teman-temannya.
“Waktu itu mau ke sekolah, tiba-tiba ada babi masuk di kampung,”kata Muhammad Iqbal kepada wartawan, Minggu (23/10/2022).
Menurut Muhammad Iqbal, serangan babi yang dialaminya terjadi di Desa Beroangin, Kecamatan Mapilli, sekira pukul 07:00 wita, Selasa (18/10). Sebelum diserang, dirinya mengaku sempat melempar babi tersebut agar menjauh dari pemukiman warga.
“Dilempar agar babinya menjauh, tapi bukannya menjauh justru saya yang dikejar dan digigit,”ungkapnya lirih.
Akibat serangan babi hutan tersebut, paha sebelah kanan bungsu dari 4 bersaudara ini menderita luka terbuka. Remaja yang baru duduk di bangku kelas 1 Madrasah Tsanawiyah itu juga belum dapat ke sekolah, karena luka bekas gigitan babi hutan masih terasa sakit dan nyeri, membuatnya terpincang saat berjalan.
Sementara itu, sang ibu bernama Sitti Aminah mengungkapkan, anaknya selamat dari serangan babi hutan berkat pertolongan warga di sekitar lokasi kejadian.
“Untung saat itu ada warga yang langsung menolong, sehingga dia (Iqbaal) bisa selamat,”ucap Sitti Aminah.
Sitti Aminah menyebut, Muhammad Iqbal sempat dilarikan ke Puskemas untuk mendapat pertolongan. Apalagi, luka bekas gigitan babi mengalami pendarahan hebat.
“Dia (Muhammad Iqbal) pulang ke rumah diantar sama temannya dalam keadaan sudah berdarah-darah, makanya langsung dibawa ke Puskesmas agar lukanya dibersihkan,”tuturnya.
Diakui Sitti Aminah, serangan babi hutan turut mengakibatkan seragam sekolah yang dikenakan Muhammad Iqbal menjadi robek.
“Pakaiannya mulai dari celana, baju sampai sepatu, robek semua karena digigit babi,”ujarnya.
Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, Sitti Aminah mengaku jika warga telah berupaya mencari dan menangkap babi hutan tersebut. Namun sampai saat ini, babi yang menyerang Muhamamd Iqbal belum tertangkap.
“Sudah dicari sama masyarakat, tapi belum didapat, kita takut, jangan sampai menyerang lagi, soalnya banyak anak-anak di sini,”tutupnya. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.