Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Seorang Remaja asal Balanipa Tewas Tenggelam di Sungai Kalimbua

Penulis / Redaksi: admin
Sabtu, 7 Mei 2022 18:54 WITA 1,162 tayangan 2 menit baca
Seorang Remaja asal Balanipa Tewas Tenggelam di Sungai Kalimbua
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
TAPANGO,- Seorang remaja pria bernama Muh Anwar (15 tahun) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, tewas tenggelam di Sungai Kalimbua. Remaja malang ini terpeleset di bebatuan hingga akhirnya terjatuh ke dalam sungai, ketika hendak meninggalkan lokasi kejadian. Peristiwa naas ini terjadi di Desa Kalimbua, Kecamatan Tapango, Sabtu siang (7/5), sekira pukul 12:30 wita. Sebelumnya korban diketahui sedang berwisata di lokasi kejadian, bersama belasan rekannya. “Kronologisnya, ini korban mandi-mandi di tkp (tempat kejadian peristiwa). Selesai mandi hendak pulang, mereka berjalan di atas batu, terpeleset dan jatuh kemudian tenggelam,”ujar Kapolsek Tapango, IPTU Saifud saat dikonfirmasi wartawan di lokasi kejadian, Sabtu sore (7/5/2022). Proses evakuasi korban yang diketahui masih duduk di bangku sekolah menengah atas ini berlangsung cukup lama. Apalagi tubuhnya sempat terseret arus bawah air. “Korban ditemukan beberapa menit kemudian, oleh teman-temannya yang melakukan pencarian,”ungkap Saifud. Saifud mengatakan, lokasi kejadian bukanlah tempat wisata, melainkan sumber pengambilan air bersih perusahaan daerah air minum setempat. Telah terpasang juga papan peringatan, berisi larangan untuk mandi ataupun berenang di sekitar lokasi kejadian karena dianggap berbahaya. “Informasinya mereka datang mandi-mandi, di sinikan sebenarnya bukan tempat wisata, cuman biasa dimanfaatkan (sebagai tempat berwisata). Mungkin karena melihat airnya jernih, bagus saat tidak banjir,”ungkap Saifud. Menurut Saifud, korban sempat dievakuasi ke Puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan, namun nyawanya tidak terselamatkan. “Informasinya sudah meninggal memang (di tkp), namun oleh teman-temannya, korban tetap di bawah ke Puskesmas,”ujarnya. Usai menjalani pemeriksaan di Puskesmas, jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah duka di Desa Tammajarra, Kecamatan Balanipa, untuk disemayamkan. Pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah, dan menolak dilakukan otopsi terhadap korban. Mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali, polisi langsung melakukan penjagaan pada akses jalan menuju lokasi kejadian. Sejumlah muda mudi yang diketahui hendak menuju lokasi kejadian untuk berwisata, dihimbau untuk pulang. “Tadi kebetulan ada rombongan lagi (mau ke lokasi), kita himbau untuk pulang, mengingat baru-baru ada kejadian, ada korban meninggal dunia,”pungkas Saifud. (Thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman