Hendak Disuntik Vaksin, Seorang Karyawan BUMD di Polman Ketakutan
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 17 Maret 2021 18:14 WITA
516 tayangan
2 menit baca
POLEWALI,- Seorang pria, karyawan salah satu Badan Usaha Milik Daerah di Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, ketakutan ketika divaksin. Sang pria terus berupaya menghindar ketika petugas hendak menyuntikkan cairan vaksin.
Sejumlah karyawan lain terpaksa turun tangan, memegangi sang pria agar dapat disuntik vaksin.
Diketahui, suasana yang sempat menimbulkan kehebohan, hingga terekam kamera warga yang telah beredar luas di media sosial ini, terjadi di Gedung Gabungan Dinas (Gadis), Kecamatan Polewali.
Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Polewali Mandar, H Haidar mengimbau warga, agar tidak khawatir apalagi sampai takut jika akan diberi suntikan vaksin. Menurutnya, vaksin telah melalui uji klinis dan baik untuk kesehatan, “ Pelaksanaan vaksinasi sudah dilakukan uji coba klinis, sehingga aman untuk diberikan pada sasaran yang telah ditentukan. Jadi tidak usah ragu, ini untuk kebaikan kita, kesehatan kita, menjaga diri kita, keluarga kita dan orang lain agar terhindar dari penyebaran covid-19, “ ujar Haidar kepada wartawan di lokasi pelaksanaan vaksinasi, Rabu (17/03/2021).
Haidar menyebut, pelaksanaan vaksinasi kali ini menyasar sedikitnya 1500 pelayan publik, “ Jadi pelaksanaan vaksinasi hari ini bagi instansi vertikal, karyawan BUMN, BUMD ditambah dengan sisa OPD yang belum hadir pekan lalu. Jadi target yang diharapkan pada pelaksanaan vaksin hari ini, itu sebanyak 1500 pelayan publik, “ bebernya.
Rencananya, pada Kamis (18/03) besok, vaksinasi yang digelar untuk memutus rantai penularan virus corona ini, akan menyasar para guru, “ Kemudian besok dilanjutkan untuk pelayanan vaksinasi untuk guru SD, SMP, SMA, khusus untuk kecamatan Polewali, itu diperkirakan sebanyak 1200 orang ruru, “ ungkap Haidar.
Menurut dia, secara umum pelaksanaan vaksinasi di daerah ini berjalan lancar, kendati ada beberapa pelayan publik yang sempat merasakan gejala tidak nyaman, usai menerima suntikan vaksin, “ Selama pelaksanaan vaksinasi, kejadian yang terjadi itu kecemasan yang berlebih, sehingga yang bersangkutan itu merasa lemah dan sebagainya, setelah diberikan pertolongan itu hanya 1-2 jam mereka sembuh, dan masalah dalam pemberian layanan vaksinasi itu kami lakukan pemantauan, setelah dilakukan vaksinasi, “ beber Haidar.
Ia, berharap, proses vaksinasi untuk seluruh pelayan publik di daerah ini, dapat segera diselesaikan hingga pekan mendatang, “ Jadi, sehubungan dengan ketersediaan vaksin yang kami miliki, mudah-mudahan itu bisa direalisasikan semuanya dalam minggu ini, termasuk dengan pemberian (vaksin) kedua bagi pelayan publik dua minggu lalu, kami akan lakukan lagi minggu depan, “ tandas Haidar.
Kendati proses vaksinasi ini berjalan lancar, sayangnya, berdasarkan pantauan, banyak pelayan publik yang mengabaikan protokol kesehatan, saat melaporkan diri untuk divaksin. Mereka tampak berkerumun hingga berdesakan. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
