Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Selidiki Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Ibu Muda di Campalagian, Polisi Periksa TKP

Penulis / Redaksi: admin
Senin, 28 Oktober 2019 19:19 WITA 1,076 tayangan 2 menit baca
Selidiki Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Ibu Muda di Campalagian, Polisi Periksa TKP
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!

CAMPALAGIAN,- Penyelidikan kasus pelecehan seksual terhadap ibu muda berinisial B (15 tahun), warga Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, terus dilakukan polisi.

Senin siang (28/10/19), personil kepolisian dari Polsek Campalagian melakukan pemeriksaan di rumah korban yang menjadi lokasi terjadinya pelecehan seksual, termasuk meminta keterangan dari sejumlah warga.

Kendati demikian, polisi belum bisa menyimpulkan motif terjadinya tindak pelecehan seksual ini, apalagi tidak ada petunjuk tambahan yang diperoleh polisi, lantaran korban belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, terkait peristiwa pelecehan seksual yang dialaminya akibat menderita depresi.

“ Kita belum tau apa motif pelaku, di tkp ada beberapa yang kita temukan yang tidak lazim dilakukan pelaku perkosaan, contohnya memotong rambut korban, kita masih dalami apa motifnya, menurut korban sesuai laporan awalnya memang diperkosa “ jelas Kanit Reskrim Polsek Campalagian, AIPTU Muliono, saat dikonfirmasi wartawan di lokasi kejadian.

Menurut sang suami Alimuddin, sejak minggu kemarian korban terus berdiam diri dalam kamar seperti orang ketakutan. Sang suami mengaku, pasca kejadian, mendapati istrinya dalam kondisi nyaris tanpa busana, “ Keadaannya cuman memakai pakaian dalam dan tidak pake baju, dia terus menangis, ketakutan, rambutnya berantakan dan terpotong, saya tanyakan kenapa, saya lihat tubuhnya merah-merah dan dia katakan ada yang ganggu setelah sempat dipukul hingga tidak sadarkan diri “ ungkap Alimuddin kepada wartawan.

Berdasarkan pantauan wartawan, saat dikunjungi polisi, korban terlihat terbaring lemah pada salah satu kamar di rumahnya. Berulang kali sang suami bersama polisi mendekati korban untuk menanyakan kondisinya, namun korban tidak memberi respon.

Tindak pelecehan seksual ini dialami korban di rumahnya pada Minggu kemarin (27/10/19). Korban yang sedang mengasuh anak di rumah, tiba-tiba didatangi dua pelaku bertopeng.

Satu pelaku mengambil anak korban yang berada di atas ayunan, sementara pelaku lainnya memukul punggung korban hingga tidak sadarkan diri. Setelah sadar, korban mendapati dirinya tanpa busana dengan salah satu pelaku bertopeng yang menindih tubuhnya.

Kedua pelaku diketahui sengaja menyalakan radio di rumah korban dengan suara keras, agar suara korban saat berontak dan meminta pertolongan tidak terdengar oleh warga sekitar.

Sebelum melarikan diri melewati jendela belakang rumah, kedua pelaku sempat menyeret dan memotong rambut panjang korban menggunakan parang. (Thaya)

Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman