SULBAR,- Sekprov Sulbar, Muhammad Idris menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda VIII Poltekkes Kementrian Kesehatan Mamuju di Ballroom Hotel Grand Maleo Mamuju, Rabu, (23/10/19).
Dalam sambutannya, Sekprov Sulbar menyampaikan, wisuda merupakan tahapan yang menandakan selesainya satu siklus kehidupan belajar di kampus dengan status mahasiswa, dan terbukanya tahapan selanjutnya.
" Hendaknya para mahasiswa dan mahasiswi menjadikan wisuda sebagai momentum dalam berusaha dan bekerja lebih keras demi keberhasilan daerah yang akan datang " kata Idris.

Masih kata Idris, seiring dengan perkembangan zaman yang dibarengi perkembangan ilmu dan teknologi yang semakin pesat, member dampak persaingan peluang dan tantangan kerja baik ditingkat lokal, nasional maupun internasional.
“ Setelah diwisuda bukan berarti semua telah selesai namun sesungguhnya dengan wisuda anak-anakku akan diperhadapkan dengan dunia sesungguhnya, yakni persaingan yang tatkala hebatnya untuk mengenyam dunia kerja “ terang Idris.
Sementara itu, Kepala Direktur Poltekes Kemenkes mamuju, Andi Salim dalam laporannya menyebutkan, Poltekes kemenkes mamuju telah memasuki usia delapan tahun yang hingga saat ini telah menyelenggarakan pendidikan tinggi terhadap empat program studi (Prodi).
“ Kami sangat bangga melihat pada hari yang istimewa ini, namun demikian keceriaan dan kebahagiaan hari wisuda tidak berlangsung lama, sebab perayaan yang sesunggunhya akan keberhasilan anda adalah seberapa cepat anda dapat segera mengabdi, berkarya dan meraih prestasi ditengah masyarakat “ sebut Andi Salim.

120 mahasiswa yang diwisuda berasal dari pendidikan tinggi diploma tiga (DIII) yaitu program studi kebidanan sebanyak 37 orang, keperawatan 27 orang, pendidikan lingkungan atau sanitasi 15 orang dan program studi gizi sebanyak 41 orang. (Thaya)