Dana Sertifikasi Belum Terbayar, Sejumlah Guru di Mamasa Mengeluh
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 2 Maret 2023 10:52 WITA
496 tayangan
2 menit baca
MAMASA,- Dana insentif guru bersertifikasi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, untuk triwulan keempat tahun 2022 hingga memasuki akhir triwulan pertama di tahun 2023 ini belum juga terbayar.
Kejadian ini kembali menambah daftar buruknya pengelolaan keuangan di Kabupaten Mamasa, khususnya yang berkaitan dengan para guru yang dana sertifikasinya belum dibayarkan.
"Kami para guru sertifikasi belum dibayarkan gajinya mulai dari Triwulan akhir hingga saat ini sudan memasuki triwulan pertama," kata Rimawati, salah satu guru SMP di Mamasa saat ditemui, Rabu (01/03/2023)
Kerena kesal hak mereka belum terbayarkan, Rimawati sampai mengunggah keluhannya itu ke media sosial. Menurutnya hal itu dilakukan guna mewakili suara para guru sertifikasi yang jumlahnya kurang lebih 300 orang di Kabupaten Mamasa.
Menurut Rimawati, jika keluhan mereka tidak diindahkan, para guru di daerah ini berencana melakukan aksi protes kepada pemerintah daerah dalam waktu dekat.
"Sudah banyak teman-teman yang kami konsolidasi, sampai hari jumat dan ketika belum ada respon dari pemerintah maka kami akan melakukan aksi pada hari Sabtu,"tutupnya.
Sementara itu Sekertaris Daerah Kabupaten Mamasa Muh. Syukur, yang dikonfirmasi membenarkan jika gaji guru sertifikasi belum dibayarkan oleh pemerintah daerah.
"Gaji triwulan terakhir memang belum dibayarkan karena kondisi daerah yang saat ini,"kata Syukur yang dikonfirmasi terpisah.
Untuk itu, gaji sertifikasi akan terus diperjuangkan oleh pemerintah daerah dan berusaha semaksimal mungkin
"Insyah Allah akan dibayarkan bulan Maret"pungkas Syukur. (adi/frendy)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.