Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Satu Santri Hilang Terseret Banjir di Polman Ditemukan Tidak Bernyawa

Penulis / Redaksi: admin
Selasa, 21 Maret 2023 21:23 WITA 339 tayangan 2 menit baca
Satu Santri Hilang Terseret Banjir di Polman Ditemukan Tidak Bernyawa
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Santri bernama Mufli (13 tahun) yang dilaporkan hilang terseret banjir luapan sungai di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Jenazah korban ditemukan tergeletak di areal persawahan dengan kondisi tubuh tertutupi tanaman padi. “Lokasi penemuan di luar area pesantren, namun itu berada di persawahan, sekira 50 meter (dari pesantren). Dia (korban) tertutupi padi yang rebah diterjang banjir,” kata Kasat Sabhara Polres Polman, Iptu Taufiq Murawanto kepada wartawan, Selasa (21/3/2023). Jenazah korban ditemukan warga bersama Tim Sar Gabungan yang melakukan pencarian, sekira sekira pukul 15:45 WITA, Selasa (21/3). Jenazah korban lalu dievakuasi petugas ke RSUD Hajja Andi Depu Polewali, untuk dilakukan pemeriksaan. Isak tangis keluarga pecah saat kantong jenazah yang membungkus tubuh korban dibuka petugas. Keluarga tak kuasa menahan sedih saat melihat korban tidak bernyawa dengan kondisi tubuh dipenuhi lumpur. “Informasi yang terakhir (korban) atas nama Mufli, namun demikian kita menuju proses identifikasi dulu dari pihak rumah sakit dan kepolisian,” beber Taufiq. Diketahui, Mufli bersama seorang santri lain bernama Muhammad Irsyad (13 tahun), dilaporkan hilang setelah tempatnya menuntut ilmu di Pondok Pesantren Ahlul Quran, Desa Duampaua, Kecamatan Anreapi, diterjang banjir luapan sungai, sekira pukul 19:30 WITA, Senin (20/3) malam. Kepala Pelaksana BPBD Polman Andi Affandi Rahman mengungkapkan, upaya pencarian terhadap kedua korban langsung dilakukan Tim Sar Gabungan sejak Senin (20/3) malam. “Ada dua (santri hilang), Muflih dan Irsyad, masih sementara dalam pencarian tim sar,”ungkap Affandi melalui pesan singkat. Karena kondisi cuaca kurang bagus, pencarian satu korban hilang lain akan dilanjutkan pada Rabu (22/3) besok. “Pencarian hari ini dihentikan sementara, Insya Allah besok pagi dilanjutkan kembali,” tutupnya. (thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman