Safari Politik di Desa Buku dan Rappang, Digaskan Ungkap Strategi Sejahterakan Nelayan-Petani di Polman
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 21 Oktober 2024 20:00 WITA
500 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Polewali Mandar (Polman) Dirga Adhi Putra Singkarru dan Iskandar Muda Baharuddin Lopa (Digaskan), terus melakukan safari politik untuk menarik dukungan pemilih. Keduanya mengaku akan memperhatikan kesejahteraan nelayan dan petani jika memenangkan Pilkada di Kabupaten Polman, Sulawesi Barat.
Strategi untuk mensejahterakan nelayan disampaikan Dirga-Iskandar saat berkampanye di Desa Buku, Kecamatan Mapilli, Minggu (20/10).
Dirga - Iskandarberjanji akan memberikan bantuan alat tangkap ikan moderen, perahu dan mesin, demi memudahkan para nelayan mencari ikan di laut.
"Agar desa ini dapat berkembang dengan konsep desa nelayan maju mengingat wilayah ini merupakan daerah pesisir yang sebagian besar masyarakatnya adalah nelayan tradisional dan petani tambak, Insya Allah ke depannya kami akan bantu mensejahterakan warga disini," kata Dirga kepada.
Sementara strategi untuk mensejahterakan petani disampaikan Dirga-Iskandar saat berkampanye di Desa Rappang Barat, Kecamatan Tapango, Minggi (20/10).
Paslon nomor urut 4 ini mengaku akan meningkatkan kesejahteraan petani sawah dan kakao dengan cara membangun pabrik pupuk di Polman. Setidaknya kata Dirga, distributor utama pupuk berada di Polman.
“Dengan adanya pabrik pupuk di daerah kota ini bisa mengatasi kelangkaan pupuk untuk membantu petani sawah maupun petani kakao. Dan juga dengan adanya pabrik pupuk di Polman juga bisa membuka lapangan kerja di Polman dan bisa mengurangi angka pengangguran," bebernya.
Dirga juga mempromosikan wakilnya Iskandar Muda yang pernah menjadi senator tiga periode atau 15 tahun di pusat.
"Pasti beliau juga banyak teman atau jaringan di Kementerian atau Dirjen," tuturnya.
Selain itu, Dirga – Iskandar juga akan melakukan restorasi data dari tingkat bawah untuk memudahkan digitalisasi faktual lapangan sehingga datanya betul-betul valid sehingga bisa sinkron sesuai dengan jumlah kuota yang dibutuhkan oleh petani.
“Supaya datanya akurat karena biasanya jumlah kelompok tani di lapangan tidak sesuai dengan jumlah data di dinas terkait sehingga tidak ada lagi ketimpangan di situ” ujarnya.
Dirga juga bakal meningkatkan pengawasan pendistribusian pupuk subsidi ini agar tidak dimainkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sebab beberapa waktu lalu jatah pupuk subsidi untuk petani di Polman justru diperjualbelikan ke luar daerah seperti Kabupaten Bone dan Mamuju Tengah.
"Nah ini perlu pengawasan yang ketat dari pihak terkait, karena kasihan kalau jatah pupuk untuk petani kita justru dijual keluar daerah," pungkasnya.
Hadir dalam kampanye tersebut, Ketua Bappilu NasDem Sulbar Amri Atjo Babo, Ketua Bappilu PKS Sulbar M. Said, Wakil ketua tim pemenangan Andi Parial Patajangi, Andi Najma Manggazali, tokoh masyarakat dan warga sekitar. (run/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
