Rumah Warga Miskin di Mapilli Rusak Parah Diterjang Angin Kencang
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 4 November 2020 19:41 WITA
732 tayangan
2 menit baca
MAPILLI ,- Satu unit rumah warga di Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, rusak parah akibat terjangin angin kencang, yang terjadi Rabu sore (04/11/2020).
Peristiwa ini mengakibatkan hampir semua atap rumah korban, terbang sejauh puluhan meter akibat terbawa angin yang bertiup kencang.
“ Hujan disertai angin kencang dan petir, mengakibatkan rumah korban sempat terangkat, hingga membuat atap rumah terlepas dan terbang sejauh puluhan meter “, kata Sekretaris Desa Segerang, Masnama kepada wartawan.
Saat kejadian, pemilik rumah diketahui langsung melarikan diri. Apalagi rumah diketahui sempat bergetar hebat akibat tiupan angin kencang, “ Mereka (pemilik rumah) langsung kabur saat angin membuat rumah bergoyang dan atap terlepas “, ujar Masnama.
Lanjut kata Masnama, saat ini pemilik rumah terpaksa mengungsi ke rumah tetangga, “ Pemilik rumah sudah mengungsi ke rumah tetangga. Rumahnya tidak dapat ditempati lagi, dikarenakan seluruh ruangannya basah akibat hujan lantaran telah kehilangan atap “, ungkapnya.
Masnama menyebut, pemilik rumah yang rusak parah diterjang angin kencang, merupakan kakak beradik, masing-masing bernama Malla (51 Tahun), Gode (48 Tahun) dan Ombeng (31 Tahun).
Ketiganya diketahui cacat sejak lahir. Malla dan Gode menderita kebutaan pada kedua matanya, sementara Ombeng, menderita tunu rungu, “ Sehari-hari mereka bekerja sebagai buruh lepas, salah satunya sebagai pengupas buah kelapa “, terang Masnama.
Untuk itu, Masnama berharap perhatian dari pemerintah agar segera turun memberikan bantuan, untuk meringankan beban yang dialami warganya, “ Kami sudah laporkan peristiwa ini ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat, sementara kami lengkapi dokumentasi, dengan harapan bisa mendapat perhatian. Kami juga berharap bisa mendapat bantuan dari dermawan untuk membantu memperbaiki rumah warga ini “, pungkasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai belasan juta rupiah. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.