Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Rumah Rusak Terdampak Cuaca Ekstrim di Mamasa Jadi 29 Unit,  Warga Butuh Bantuan

Penulis / Redaksi: admin
Jumat, 1 November 2024 09:06 WITA 639 tayangan 2 menit baca
Rumah Rusak Terdampak Cuaca Ekstrim di Mamasa Jadi 29 Unit,  Warga Butuh Bantuan
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMASA,- Jumah rumah rusak terdampak cuaca ekstrim di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, terus bertambah. Berdasarkan data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamasa, tercatat sebanyak 29 unit rumah rusak usai diterjang angin kencang disertai hujan deras. “Rumah rusak berat 4 unit, rusak ringan 24 unit dan 1 lumbung padi rusak berat,” kata Kepala BPBD Mamasa, Gusti Hermaiawan dalam keterangannya, Jumat (01/11/2024). Bencana yang merusak puluhan rumah warga itu terjadi di Desa Kariango, Kecamatan Tawalian, Rabu (30/10) sekira pukul 15.00 wita. BPBD juga mencatat 121 jiwa warga setempat terdampak bencana tersebut. Sementara Kepala Dusun Kariango, Mince mengungkapkan kondisi rumah warga pasca diterjang cuaca ekstrim. Diakui Beberapa rumah ambruk, ada yang tertimpa pohon dan rusak kehilangan atap “Kalau yang rusak parah ada empat yah, karena ada dua (rumah) yang memang rata dengan tanah, ada yang tertimpa pohon, ada juga yang atapnya terbang semua dan tidak ada yang sisa biar satu,” terangnya. Dia menuturkan, sejumlah warga yang rumahnya rusak terdampak bencana terpaksa mengungsi. Menurutnya, warga saat ini sangat membutuhkan bantuan seperti tenda, sembako hingga obat-obatan. “Ada yang mengungsi di rumah kerabat, ada juga yang tetap bertahan (di rumahnya) tapi kasihan karena atapnya sudah begitu. Hal yang paling dibutuhkan seperti tenda atau bahan pokok dan mungkin obat-obatan juga,” pungkas Mince. Diberitakan sebelumnya, sebanyak 19 rumah  dilaporkan rusak akibat terjangan angin kencang disertai hujan deras di Kabupaten Mamasa. Beruntung tidak ada korban jiwa. "Data per jam tadi malam 19 rumah terdampak, korban jiwa nihil," kata Gusti Hermiawan melalui sambungan telepon, Kamis (31/10/2024). Lebih lanjut Gusti menambahkan jika jumlah rumah rusak akibat terdampak bencana alam itu, berpotensi bertambah. Pihaknya diakui masih berada di lokasi untuk melakukan pendataan. "Masih bertambah karena ada info baru, semalam anak-anak tidak jangkau," jelasnya. (thaya)        
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman