Ratusan Guru di Polman Berdesakan untuk Vaksin, 2 Dirawat Karena Kelelahan
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 18 Maret 2021 12:39 WITA
530 tayangan
3 menit baca
POLEWALI,- Ratusan guru di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, tampak mengabaikan protokol kesehatan, saat menunggu giliran mendapatkan vaksin virus corona.
Mereka berdesakan, bahkan saling dorong dengan petugas, yang melakukan penjagaan di pintu masuk gedung Gabungan Dinas (Gadis), tempat pelaksanaan vaksinasi berlangsung.
Kendati aparat keamanan dari Kepolisian dan Satpol PP, berulang kali mengingatkan para guru untuk mematuhi protokol kesehatan, namun imbauan tersebut diabaikan.
Berdasarkan pantauan wartawan, setidaknya ada dua guru yang terpaksa dilarikan ke ruang perawatan khusus, lantaran kelelahan saat berdesakan dan saling dorong dengan petugas.
“ Terlalu lama di luar, mungkin jawa tengahnya (lapar) sudah memanggil, ada penyakit bawaan juga, karena terlalu lama di luar berdempetan akhirnya kelelahan, “ kata Kepala Satpol PP Polewali Mandar, Aco Djalaluddin, kepada wartawan, Kamis (18/03/2021).
Menurut Aco, sejak awal pihaknya telah berupaya mengatur, agar proses penyuntikan vaksin untuk para tenaga pendidik ini berjalan tertib. Tingginya animo untuk menerima vaksin, diduga menjadi penyebab banyaknya guru yang nekat mengabaikan protokol kesehatan, “ Tadi pagi, ini kami sudah atur kursi agar guru jaga jarak, tiga puluh kursi dulu masuk, tapi kami kewalahan karena terlalu banyak peserta yang antusias dilayani divaksin untuk hari ini. Beberapa kali saya umumkan di luar dan di dalam untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, bahkan saya larang untuk berfoto, tapi mau diapa karena antusiasnya masyarakat para guru ini yang luar biasa, “ ungkapnya.
Hal serupa diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar, Hj Andi Nursami Masdar Pasmar. Menurut dia, pihaknya telah mengingatkan para guru untuk mematuhi protokol kesehatan saat vaksinasi berlangsung. Dia mengaku akan mengevaluasi pelaksanaan vaksinasi untuk tenaga pendidik ini, agar berjalan lebih tertib, “ Kami sebenarnya tadi sudah menganjurkan untuk jaga jarak, mematuhi protokol kesehatan. Kami akan lakukan evaluasi, Insya Allah vaksin berikutnya kami petakan, TK dari jam sekian sampai sekian, SMP jam sekian sampai sekian dan seterusnya, “ terang Nursami dikonfirmasi terpisah.
Nursami mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi untuk semua guru di Kabupaten Polewali Mandar, yang jumlahnya tidak kurang 5000 orang, dilakukan bertahap, “ Untuk hari pertama kita khususkan untuk kecamatan Polewali, di mana kurang lebih sejumlah sejumlah 1000 orang. Tenaga pendidik di Polewali Mandar itu kurang lebih 5000 orang. Setelah hari ini, kami tunggu lagi jadwal dari dinas kesehatan kapan kita dijadwalkan untuk melangkah ke kecamatan lain, “ pungkasnya.
Salah seorang guru berkilah, suasana berdesakan dipicu ketidakjelasan jadwal pelaksanaan vaksinasi untuk para guru di daerah ini, “ Harusnya ada jadwalnya, jam sekian untuk guru SD, jam sekian untuk guru SMP dan seterusnya. Kita menerima surat yang hanya menyebut hari pelaksanaan vaksinasi, “ keluh guru wanita yang enggan menyebut namanya. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
