Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Puluhan Titik Longsor Hambat Distribusi Bantuan Korban Bencana di Mamasa

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 14 Mei 2025 17:18 WITA 253 tayangan 2 menit baca
Puluhan Titik Longsor Hambat Distribusi Bantuan Korban Bencana di Mamasa
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMASA,- Upaya pemerintah mendistribusikan bantuan untuk warga terdampak bencana taah longsor di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, terhalang puluhan titik longsor. Sebuah alat berat telah diterjunkan untuk mempercepat upaya pembersihan material longsor yang memutus akses jalan. “Puluhan titik longsor, kami tidak mampu pastikan jumlahnya, karena untuk sampai di sini (lokasi bencana) kami harus lewat jalan alternatif dan melewati longsoran,” kata Kepala BPBD Mamasa Gusti Hermiawan kepada wartawan, Rabu (14/05/2025). Longsor akibat curah hujan tinggi itu melumpuhkan akses jalan menuju Desa Saloan, Ulu Salu dan Ulu Salu Indah di Kecamatan Pana. Longsor mulai terjadi Minggu malam (11/05) sekira pukul 20.00 WITA dan terus berulang hingga Senin dini hari (12/05) sekira pukul 04.00 WITA. “Alat berat sudah ada bekerja, tapi memang titik longsor dan volume longsor banyak, jadi ini masih terus bekerja,” ungkap Gusti. Gusti mengaku kesulitan menjangkau lokasi terdampak longsor untuk mendistribusikan bantuan. Dia mengaku harus melewati jalan alternatif melalui Kabupaten Tana Toraja untuk menjangkau lokasi terdampak longsor. “Sebenarnya status terisolir, karena ke daerah Ulu Salu itu kita hanya bisa memutar lewat Tana Toraja. Jalur utama sama sekali tidak bisa dilalui, kalaupun bisa harus ada warga yang bantu angkat motor, kita juga bingung bagaimana distribusi bantuan,” bebernya. Gusti berharap bantuan pemerintah setempat untuk mempercepat proses pendistribusian bantuan. Apalagi distribusi bantuan hanya dapat dilakukan dengan berjalan kaki sejauh beberapa kilometer. “Hari ini kami tetap upayakan distribusi logistik dapat dilakukan, kita upayakan pemerintah setempat bisa bantu jemput, karena harus manual bawanya, jalan kaki beberapa kilometer,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, 13 rumah warga rusak usai diterjang longsor akibat curah hujan tinggi di Kecamatan Pana, Kabupaten Mamasa. Selain itu, longsor juga menerjang fasilitas umum seperti sekolah, pustu dan gereja. "Ada 5 (rumah) rusak berat, 4 rusak sedang, 4 rusak ringan. Ada 1 Pustu rusak, kemudian ada 1 sekolah, ada 2 gereja, sawah (terdampak) ada kurang lebih 10 hektar, belum termasuk kebun kakao kebun kopi, ada kebun sayur," terang Gusti. (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman