Puluhan Rumah di Mapilli Terendam Banjir, Polisi Imbau Warga Tidak Panik
Penulis / Redaksi:
admin
Minggu, 9 Oktober 2022 18:16 WITA
462 tayangan
2 menit baca
MAPILLI,- Puluhan rumah warga di Desa Landi Kannusuang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terendam banjir dengan ketinggian bervariasi, dari 50 centimeter hingga satu meter. Banjir disebabkan luapan air Sungai Andau usai hujan deras mengguyur.
“Kurang lebih 40 rumah yang terendam banjir, ketinggiannya sekitar satu meter,”ujar salah satu warga, Yasir (46 tahun) kepada wartawan, Minggu (9/10/2022).
Banjir tidak hanya merendam rumah tetapi juga akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Bulo dan Kecamatan Matangnga. Ketinggian banjir yang merendam permukaan jalan mencapai lima puluh centimeter, melumpuhkan aktivitas warga. Sejumlah pengendara yang mencoba melintas, harus pasrah motornya mati mesin saat menerobos derasnya arus banjir.
Titik banjir yang menggenangi puluhan rumah warga berada di Dusun Pulluddung. Banjir mulai terjadi sekira pukul 14:00 wita, Minggu (09/10). Sebelumnya, hujan deras mengguyur daerah ini beberapa jam.
“Sekitar jam dua siang tadi mulai banjir, sempat hujan deras cukup lama,”ungkap Yasir.
Yasir menyebut, daerah tempat tinggalnya sudah menjadi langganan banjir. Sungai Andau yang jaraknya cukup dekat dengan pemukiman mudah meluap apalagi saat musim penghujan.
“Di sini memang sudah langganan banjir, apalagi kalau musim penghujan, dekat sekali sungai dan gampang meluap,”tandasnya.
Mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan, Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Rahmatullah bersama Piket Fungsi dan Bhabinkamtibmas Desa Landi Kannusuang Briptu Aco Arman langsung mendatangi lokasi banjir.
AKP Rahmatullah memastikan tidak adak korban jiwa dalam peristiwa ini. Dirinya meminta warga tidak panik namun tetap waspada, mengantisipasi kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Himbauan kepada warga agar kiranya selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan korban jiwa,”terang AKP Rahmatullah kepada wartawan melalui pesan singkat.
Kapolsek juga mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat, untuk memudahkan penanganan warga terdampak banjir.
“Termasuk melakukan pendataan terhadap warga yang terkena banjir, guna memudahkan untuk memberikan pertolongan, khususnya bagi warga yang mengalami kerugian materil,”pungkas AKP Rahmatullah. (thaya)
.
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.