Pria Inisial AA Ditetapkan Tersangka Penikaman Tewaskan Warga di Wonomulyo Polman
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 1 Oktober 2025 11:02 WITA
521 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Pria berinisial AA (26) ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan tewaskan warga bernama Amran (32) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Pelaku menikam korban menggunakan senjata tajam jenis badik.
"Dari hasil penyelidikan, kami menetapkan AA sebagai tersangka utama kasus penikaman yang menewaskan korban Amran. Tersangka sudah kami amankan di Polres Polman,” kata Kasi Humas Polres Polman Iptu Muhapris dalam keterangannya, Rabu (01/10/2025).
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi, Muhapris mengungkap persoalan bermula ketika tersangka bersama seorang rekannya bernama Asrul mendatangi SMA Negeri 1 Wonomulyo untuk menegur seorang pelajar bernama Akbar.
"Dipicu Akbar yang sebelumnya menarik kerah baju adik Asrul bernama Arham. Namun, teguran itu tidak diterima dengan baik oleh kakak Akbar, yakni Rahman," ujarnya.
Persoalan berlanjut ketika Rahman bersama sejumlah rekannya mendatangi Asrul yang saat itu berada di tempat bermaian playstation, Jalan Kesadaran, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Sabtu malam (27/09) sekira pukul 21.30 WITA. Di lokasi, sempat terjadi adu mulut hingga berujung bentrok melibatkan dua kelompok pemuda.
"Di tengah kericuhan itu, Amran (korban) datang setelah dipanggil. Karena situasi semakin memanas, tersangka lalu menikam korban dengan sebilah badik hingga akhirnya meninggal dunia," terang Muhapris.
Menurut Muhapris, pasca bentrok yang merenggut korban jiwa itu, tercatat sedikitnya lima laporan yang diterima polisi.
Satu laporan penikaman yang menyebabkan korban meninggal dunia, tiga laporan penganiayaan dan satu laporan pengrusakan.
"Laporan terkait kasus penganiayaan terhadap Rahman dan Ikhsan serta perusakan yang dialami Zul Muhaemin masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, dua kelompok pemuda terlibat perkelahian di tempat PlayStation (PS) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Perkelahian itu mengakibatkan satu orang tewas dan tiga lainnya menderita luka serius.
"Perkelahian mengakibatkan 1 meninggal dunia, kemudian 3 orang (luka) dirawat di rumah sakit," ujar Kasat Reskrim Polres Polman AKP Budi Adi kepada wartawan, Minggu (28/09). (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.