Pria di Polman Ditemukan Tewas di Jurang Setelah 4 Hari Dicari
Penulis / Redaksi:
admin
Jumat, 30 Mei 2025 20:26 WITA
302 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Pria bernama Yunus (28) ditemukan tewas diduga akibat terjatuh ke jurang sedalam 70 meter di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Jenazah korban baru ditemukan warga setelah empat hari dilakukan pencarian.
“Diduga terjatuh ke jurang sedalam 70 meter,” kata Kasubsektor Luyo Ipda Abd Hamid kepada wartawan, Jumat (30/05/2025).
Penemuan mayat yang gegerkan warga terjadi di Desa Tenggelang, Kecamatan Luyo, Jumat (30/05) sekira pukul 09.30 WITA.
Korban diketahui telah meninggalkan rumahnya sejak Senin (26/05). Korban dikabarkan hendak menuju rumah kerabatnya di Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian.
"Senin malam pamit tinggalkan rumah katanya mau ke Lampoko," ungkap Hamid.
Karena korban tidak kunjung kembali pulang ke rumahnya, upaya pencarian langsung dilakukan pihak keluarga dibantu warga setempat.
“Besoknya tidak pernah pulang-pulang, makanya dicari terus,” terang Hamid.
Menurut Hamid, keberadaan korban berhasil diketahui setelah warga yang melakukan pencarian menemukan parang milik korban. Parang tersebut menjadi petunjuk sehingga warga berinisiatif lakukan pencarian ke dalam jurang.
“Tempatnya terjatuh diketahui setelah ada tanda parang korban tertinggal di atas (tebing) , dilihat keluarganya. Makanya langsung turun ke jurang sekitar 70 meter untuk memeriksa dan didapati korban sudah meninggal dan membusuk,” jelasnya.
Tidak diketahui secara pasti mengapa korban bisa terjatuh ke jurang. Diduga korban tidak memperhatikan kondisi jalan yang dilalui karena malam hari.
“Mungkin dia (korban) tidak memperhatikan keberadaan jurang dekat situ karena jalan malam, “ tandas Hamid.
Untuk kepentingan lebih lanjut, jenazah korban telah dievakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan. Pihak keluarga menerima kematian korban dengan ikhlas serta menolak untuk dilakukan otopsi.
“Tadi langsung dibawa ke rumah duka dan sudah dimakamkan. Pihak keluarga menganggap bahwa kematian korban merupakan salah satu kecelakaan,” pungkas Hamid. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.