Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Polres Mamasa Didemo Puluhan Pemuda, Tuntut Kapolres Minta Maaf

Penulis / Redaksi: admin
Senin, 4 September 2023 15:52 WITA 1,465 tayangan 2 menit baca
Polres Mamasa Didemo Puluhan Pemuda, Tuntut Kapolres Minta Maaf
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMASA,- Aksi unjuk rasa dilakukan puluhan pemuda di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Mereka mendesak Kapolres Mamasa AKBP Agus Dwiyanto meminta maaf atas tindakan anggotanya yang dianggap represif terhadap sejumlah pengunjuk rasa beberapa waktu lalu. “Kami ingin permintaan maaf secara langsung dari Kapolres Mamasa atas tindakan represif dari anggotanya,” kata Koordinator Aki, Rihardes L Memanna saat audiensi dengan polisi, Senin (04/09/2023). Aksi unjuk rasa berlangsung di depan Polres Mamasa, Jalan Rante Katoan, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Senin (04/09). Massa aksi menuntut polisi mengusut oknum anggota yang diduga telah melakukan tindakan represif saat insiden tersebut. Selain itu, massa aksi juga membantah jika Kapolres Mamasa telah menyampaikan permintaan maaf atas tindakan anggotanya yang dianggap tidak sesuai prosedur. “Itu adalah hoax. Saya tidak pernah bertemu dengan kapolres,” jelas Rihardes. Menanggapi tuntutan massa aksi, Kabg Ops Polres Mamasa, AKP Dedi Yulianto menyampaikan permintaan maaf mewakili Kapolres Mamasa yang tidak berada di tempat. "Mewakili Kapolres Mamasa meminta Maaf kepada korban massa aksi. Ke depan kami harap massa aksi pun mematuhi aturan dan kami pun akan mematuhi aturan," ucap Dedi. Dedi mengaku akan mempertemukan massa aksi dengan Kapolres Mamasa jika sudah berada di tempat. Pertemuan tersebut mengagendakan penandatanganan nota kesepakatan antara massa aksi dengan Kapolres. "Nanti saat Kapolres sudah ada di kantor kita akan lakukan audiensi dan tanda tangan surat,” pungkasnya. Sebelumnya diberitakan, kericuhan mewarnai aksi unjuk rasa mahasiswa dan guru di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.  Sejumlah massa aksi terkena pukulan saat terlibat saling dorong dengan aparat keamanan yang berjaga di pintu masuk kantor bupati. “Ada beberapa anggota yang dihantam bahkan salah satu anggota berdarah hidungnya disikut, tapi kita tidak tahu siapa orangnya kita baru mau lihat di video. Ini sangat disayangkan kenapa sampai ada massa aksi yang harus berdarah,” kata koordinator aksi, Richardes kepada wartawan, Selasa (29/8/2023). Kericuhan yang mewarnai aksi unjuk rasa ini berlangsung di Depan Kantor Bupati Mamasa yang terletak di Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Selasa siang (29/8).  Kericuhan bermula ketika massa aksi yang tergabung dalam Forum Guru Bersatu Poros Rakyat Mamasa berupaya menerobos masuk ke halaman kantor bupati. “Namun kami terus dihalangi baik dari kepolisian maupun dari satpol pp. Bahkan teman-teman masyarakat sempat menutup jalan sebagai bentuk kekecewaan,namun teman-teman kepolisian terus mendorong,” ujarnya. (saldy/thaya)      
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman