Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Polisi Ungkap Pemicu Kebakaran Tewaskan Kakak-Adik di Polman, Berawal Ketika Ayah Korban Hendak Masak Kopi

Penulis / Redaksi: admin
Minggu, 28 Juli 2024 10:59 WITA 788 tayangan 2 menit baca
Polisi Ungkap Pemicu Kebakaran Tewaskan Kakak-Adik di Polman, Berawal Ketika Ayah Korban Hendak Masak Kopi
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Polisi ungkap penyebab kebakaran sebuah rumah warga yang tewaskan kakak adik bernama Muh Alif (5) dan Muh Haerul Iksan (2 bulan) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.  Menurut polisi, api berasal dari ledakan kompor ketika dinyalakan pemilik rumah bernama Jumaali (35) yang ingin memasak air untuk membuat kopi. “Kejadian karena kompor meledak, awal kejadian saat orang tua korban (Jumaali) hendak menyalakan kompor untuk memasak kopi. Pada saat dia  putar (nyalakan) kompor, terjadi ledakan regulator tabung gas sehingga memicu kebakaran,” kata Kapolsek Tapango, Ipda Rahman kepada wartawan di lokas kejadian, Minggu (28/07/2024). Musibah kebakaran yang merenggut 2 korban jiwa itu terjadi di Dusun 2, Desa Tuttula, Kecamatan Tapango, Minggu (28/07) sekira pukul 07.30 wita. Api cepat berkobar membakar seluruh bagian rumah yang terbuat dari bahan semi permanen. Kobaran api berhasil dipadamkan warga dibantu 3 unit mobil pemadam yang tiba di lokasi kejadian. Menurut Rahman, kedua korban sedang tertidur saat kebakaran  terjadi. Sementara ibunya bernama Rahmawati (30) sedang mencuci pakaian. “Pada saat kejadian korban meninggal dunia berada di dalam rumah sedang tidur, terjadi kebakaran sehingga korban tidak bisa terselamatkan. Sementara ibunya sedang mencuci pakaian,” terangnya. Dia mengungkapkan jika Jumaali dan Rahmawati sudah berupaya menolong kedua korban.  Upaya keduanya gagal karena kobaran api semakin membesar. “Waktu kejadian, korban Jumaali beserta istrinya (Rahmawati) sudah berusaha menolong kedua anaknya, karena kobaran api tidak terkendali sehingga mereka gagal, Jumaali dan istrinya juga mengalami luka serius,” jelas Rahman. Rahman menyebut, Jumaali dan Rahmawati kini jalani perawatan di rumah sakit akibat menderita luka bakar. “Keduanya (Jumaali dan Rahmawati) jalani perawatan di rumah sakit, informasi keluarga Jumaali alami luka bakar 80 persen sementara istrinya luka bakar 20 persen,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Kakak adik  bernama Muh Alif (5) dan Muh Haerul Iksan (2 bulan) tewas dalam kejadian itu. "Dua orang yang meninggal, kakak adik," kata Kepala Desa Tuttula, Samsuddin kepada wartawan, Minggu (28/07/2024). (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman