CAMPALAGIAN,- Upaya penyelidikan, pemicu kebakaran yang terjadi di Pondok Pesantren Al Ikhlas, Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu petang kemarin (18/01/20), masih terus dilakukan.
Minggu siang, Tim Identifikasi Polres Polewali Mandar, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), untuk mengungkap penyebab kebakaran, yang diduga akibat hubungan arus pendek listrik.
Polres Polewali Mandar akan mendatangkan Tim Laboratorium Forensik, Polda Sulawesi Selatan, untuk membantu proses penyelidikan.
“ Saat ini rekan-rekan dari tim identifikasi Polres Polman sedang melakukan olah TKP, ruangan yang diduga menjadi sumber api juga telah diberi garis polisi, Insya Allah kami akan datangkan teman-teman dari tim Labfor Makassar untuk membantu melakukan penyelidikan “ terang Kapolres Polewali Mandar, AKBP Muhammad Rifai, SH, SIK, yang dijumpai wartawan di lokasi kebakaran, Minggu (19/01/20).

Di tempat sama, Ketua Yayasan Ponpes Al Iklas Lampoko, HM Said Sidar mengatakan, sumber api berasal dari ruang bimbingan konseling (BK), “ Saksi yang pertama kali melihat api dari dua, ada yang dari luar ke dalam melihat api dari bagian belakang, sementara yang di dalam mengatakan awal api berasal dari ruang BK “ kata Said Sidar.
Menurut Said Sidar, gedung yang terbakar berfungsi sebagai ruang perkantoran, “ Ada ruang kantor yayasan, kantor pondok, kemudian kantor SMP, kantor MTS dan tiga laboratorium, ada laboratorium bahasa, laboratorium kimia dan laboratorium ipa “ jelas Said Sidar.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Kobaran api turut membakar sejumlah dokumen penting milik Ponpes.
Pasca kebakaran, untuk sementara waktu aktifitas santri di Ponpes Al Ikhlas Lampoko terpaksa diliburkan. (Thaya)