Polisi Amankan 4 Pemuda Diduga Terlibat Sejumlah Aksi Pengeroyokan di Polman
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 26 Februari 2026 16:29 WITA
214 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Polisi anankan 4 pemuda diduga terlibat sejumlah aksi pengeroyokan resahkan warga di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Mereka diamankan ketika sedang tidur bersama 5 teman wanitanya.
Para pelaku diamankan saat berada dalam kamar kos di Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, Kamis siang (26/2) sekira pukul 12.30 Wita. Mereka berinisial FS (19), AR (19), AS (19) dan AW (23).
“Kami tujuannya ingin mengamankan para laki-laki ini karena diduga terlibat sejumlah aksi pengeroyokan yang viral di daerah ini. Tapi saat digerebek mereka sedang tiduran bersama 5 teman wanitanya di dalam kamar kos itu,” kata Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna kepada wartawan, Kamis (26/02/2026).
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Sandy menyebut pelaku diduga terlibat aksi pengeroyokan di Kelurahan Matakali, Kecamatan Matakali, Rabu malam (18/02) sekira pukul 23.25 Wita. Lalu aksi penyerangan di Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Selasa dini hari (24/02) sekira pukul 02.10 Wita.
“Untuk sementara hasil pulbaket kami, yang satu di Matakali yang lokasi masjid, kemudian yang di jalan Kediri di Desa Sidorejo depan cafe mas kaco,” ujarnya.
Sandy mengaku masih mendalami motif dan peran masing-masing terduga pelaku. Diakui, pihaknya juga masih menyelidiki keterlibatan pelaku lain.
“Peran dan motifnya masih kami dalami. Terkait keberadaan terduga pelaku lain masih kami selidiki,” tuturnya.
Menurut Sandy, kelima wanita yang diamankan bersama keempat terduga pelaku untuk sementara ditetapkan sebagai saksi. Mereka lalu diserahkan ke Polres Polman untuk penanganan lebih lanjut.
“Untuk sementara (5 wanita) jadi saksi. Betul, mereka kita serahkan ke Polres Polman untuk penanganan lebih lanjut,” terangnya.
Selain pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya 3 senjata tajam (sajam) jenis parang, 4 handphone dan 2 sepeda motor.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah pemuda yang nongkrong di pekarangan Masjid Al-Amin, Kelurahan Matakali, Kecamatan Matakali, diserang 15 orang tak dikenal (OTK), Rabu malam (18/2) sekira pukul 23.25 Wita. Beberapa hari kemudian, tiga pemuda masing-masing berinisial BS (17), MD (17) dan RE (23) menjadi korban penganiayaan salah sasaran yang dilakukan oleh lebih dari 6 orang tak dikenal (OTK) di Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Selasa (24/02) sekira pukul 02.10 Wita. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.