Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Pertikaian Warga di Mateng Renggut Korban

Penulis / Redaksi: admin
Senin, 24 Januari 2022 19:07 WITA 451 tayangan 2 menit baca
Pertikaian Warga di Mateng Renggut Korban
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MATENG,-  Seorang pria di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, meregang nyawa di tangan tetangganya sendiri. Insiden berawal dari teguran terduga pelaku kepada korban ketika sedang mandi. Peristiwa yang gegerkan warga ini, terjadi di Desa Barakkang, Kecamatan Budong-Budong, Senin pagi (24/01), sekira pukul 06:00 wita. Korban berinisial MJT (57 tahun), sehari-hari bekerja sebagai salah satu staf kantor kecamatan setempat, dengan status aparatur sipil negara (ASN). Sementara terduga pelaku adalah ayah dan anak. Keduanya berinisial S. Korban tewas dengan kondisi luka parah di tubuhnya akibat sabetan senjata tajam. Saat ini jenazah korban menjalani visum di Rumah Sakit Umum Daerah Mamuju Tengah. Kapolsek Budong-Budong AKP Darwis mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan, untuk mengungkap secara pasti pertikaian antar warga yang merenggut korban jiwa ini. Selain bertetangga, korban dan terduga pelaku juga masih memiliki hubungan kekerabatan. “Korban dan pelaku itu berhadapan rumah, kemudian istri dengan istri itu bersaudara, jadi masih hubungan keluarga, masih ada hubungan kekerabatan, ”ujar Darwis kepada wartawan, Senin (24/01/2022). Berdasarkan informasi awal yang dihimpun polisi di lokasi kejadian, Darwis menyebut keterlibatan dua terguga pelaku dalam peristiwa penganiayaan yang merenggut korban jiwa ini. “Yang kami dapat info dari lapangan pada saat turun ke TKP (tempat kejadian peristiwa), yang eksekusi korban ada dua, inisial S dua-duanya.”ungkapnya. Darwis menyebut, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan. “Kami sudah berkoordinasi dengan pimpinan, juga sudah bertemu dengan tokoh-tokoh, serta keluarga korban, agar tidak melakukan tindakan anarkis serta menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,”pungkas Darwis. Pasca kejadian, salah satu terduga pelaku diketahui langsung menyerahkan diri kepada pihak berwajib. Satu terduga pelaku lainnya masih dalam pencarian polisi. “Ada satu orang terduga pelaku yang masih kami cari, untuk langkah antisipasi terjadinya aksi balasan. Personil Polres Mateng sudah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan,”ungkap PLT Kasubdit 3 Kejahatan dan kekerasan (Jatanras) Polda Sulbar AKP Jamaluddin, terpisah. Kepada polisi, terduga pelaku S menceritakan kronoligis kejadian, berawal ketika dirinya menegur korban yang saat itu sedang mandi di sungai, tempat di samping rumahnya. Karena tidak terima dengan teguran terduga pelaku, korban pulang ke rumahnya mengambil sebilah parang, dan mendatangi terduga pelaku yang saat itu juga sedang mandi. “Saya tegur pak, supaya tidak mandi di samping rumah, karena ada istriku di dekat situ. Saya suruh korban pulang, tapi nadatangika kembali marah-marah sambil bawa parang, makanya saya keluar melawan,”ungkap S kepada polisi. (Thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman