Perkuat Layanan Bedah, RSUD Hajjah Andi Depu Kolaborasi dengan FK Unhas
Penulis / Redaksi:
admin
Sabtu, 22 Agustus 2026 18:03 WITA
160 tayangan
3 menit baca
POLEWALI MANDAR,- RSUD Hajjah Andi Depu di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Salah satunya melalui kerja sama dengan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam penguatan layanan bedah saraf serta ortopedi dan traumatologi.
Melalui kerja sama tersebut, pasien yang membutuhkan penanganan bedah saraf, ortopedi dan traumatologi diharapkan tidak lagi harus dirujuk ke rumah sakit di Makassar. Layanan serupa juga terbuka bagi pasien rujukan dari kabupaten lain di Sulbar, bahkan dari Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Penguatan layanan dilakukan melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah Saraf serta Ortopedi dan Traumatologi FK Unhas. Program tersebut menempatkan dokter peserta PPDS di RSUD Hajjah Andi Depu untuk mendukung pelayanan sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga medis.
Sebagai bagian dari penguatan kerja sama tersebut, FK Unhas melakukan supervisi di RSUD Hajjah Andi Depu, Jumat (21/08). Supervisi ini dilakukan untuk mengevaluasi sekaligus menilai keberlanjutan kerja sama penyelenggaraan pelayanan kesehatan oleh dokter PPDS di rumah sakit tersebut.
Dekan FK Unhas, Prof Haerani Rasyid, mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan RSUD Hajjah Andi Depu sejak 2019. Kerja sama tersebut pada awalnya mencakup program pendidikan dokter spesialis paru serta jantung dan pembuluh darah.
Kerja sama PPDS spesialis paru kemudian berakhir pada 2023 setelah RSUD Hajjah Andi Depu memiliki dokter spesialis paru sendiri. Sementara kerja sama PPDS spesialis jantung dan pembuluh darah berakhir pada 2026 seiring terpenuhinya kebutuhan dokter spesialis di bidang tersebut.
"Untuk tahun 2026, kembali dilanjutkan kerja sama PPDS untuk bedah saraf serta ortopedi dan traumatologi, termasuk neurologi," kata Prof Haerani Rasyid, Jumat (21/08/2026).
Menurutnya, RSUD Hajjah Andi Depu menjadi salah satu rumah sakit jejaring PPDS FK Unhas yang berhasil meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dokternya hingga menjadi dokter spesialis.
"Kami sangat mengapresiasi RSUD Hajjah Andi Depu karena mampu meningkatkan SDM dokternya menjadi spesialis. Dari 51 rumah sakit jejaring PPDS FK Unhas, RSUD Andi Depu yang mampu meningkatkan SDM para dokternya mengambil spesialis," ujarnya.
Prof Haerani berharap kerja sama tersebut dapat mendorong RSUD Hajjah Andi Depu menjadi rumah sakit pendidikan. Menurut dia, sejumlah tahapan sebelumnya telah dilakukan untuk merealisasikan rencana tersebut. Namun, prosesnya harus kembali dilakukan dari awal karena adanya regulasi baru.
"Jika rumah sakit ini (RSUD Andi Depu) menjadi rumah sakit pendidikan maka manfaatnya sangat besar. Tentunya akan memiliki kualitas SDM yang bagus, kemudian sisi pelayanan akan mengacu pada regulasi yang ada," jelasnya.
Dia menambahkan, status sebagai rumah sakit pendidikan juga diharapkan dapat memperkuat posisi RSUD Hajjah Andi Depu sebagai rumah sakit rujukan di Sulbar.
"Pasien tidak perlu lagi melakukan rujukan ke rumah sakit di Makassar karena sudah bisa ditangani sendiri sebagai rumah sakit rujukan di Sulbar," lanjutnya.
Sementara Direktur RSUD Hajjah Andi Depu, dr. Irwandi Muis, memaparkan profil rumah sakit, mulai dari sarana dan prasarana hingga ketersediaan dokter serta tenaga paramedis.
Irwandi mengatakan, supervisi FK Unhas menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan kerja sama kedua institusi, khususnya dalam mendukung pelayanan kesehatan, pendidikan, serta pengembangan kompetensi dokter peserta PPDS.
Untuk layanan bedah saraf serta ortopedi dan traumatologi, kata Irwandi, jumlah tindakan operasi dan kunjungan pasien terus menunjukkan aktivitas pelayanan yang cukup tinggi.
Hingga Juni 2026, RSUD Hajjah Andi Depu telah melakukan 205 operasi bedah saraf. Sementara kunjungan pasien rawat jalan mencapai 578 kunjungan untuk layanan bedah saraf dan 5.079 kunjungan untuk layanan bedah ortopedi.
Data tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan spesialis di RSUD Hajjah Andi Depu sekaligus menjadi dasar untuk terus memperkuat kualitas pelayanan dan sumber daya manusia di rumah sakit tersebut. (run/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.