Perempuan Luka Parah usai Dianiaya Kekasih di Polman, Tangan Diikat-Kepala Dipukul Palu
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 25 Juli 2024 11:29 WITA
647 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Perempuan inisial NAA (21) menderita luka parah usai dianiaya kekasihnya bernama Kaharuddin (24) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Pelaku memukul kepala korban gunakan palu hingga harus jalani perawatan di rumah sakit.
"Pelaku informasinya pacar si korban. Ada beberapa luka di kepala, dari benda tajam, palu, bagian belakang palu yang buat cabut paku," kata KBO Satreskrim Polres Polman, Ipda Irfan kepada wartawan, Kamis (25/07/2024).
Tindak penganiayaan tersebut terjadi di rumah kontrakan pelaku di Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali, Kamis pagi (25/07) sekira pukul 06.30 Wita.
"Dianiaya di kontrakan si pelaku. Saat kejadian tidak ada (saksi) yang melihat," ungkapnya.
Dia mengatakan, tindak penganiayaan terungkap setelah warga setempat curiga usai mendengar teriakan korban.
"Si korban sempat teriak, jadi masyarkat sekitar langsung kesana. (Kepada warga) Korban mengaku dipukul sama pacarnya," ujar Irfan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh polisi, Irfan menyebut jika kedua tangan korban jug sempat diikat oleh pelaku.
"Memang informasinya itu, sebelumnya tangannya (korban) diikat sama si pelaku," ucapnya.
Irfan mengaku belum mengetahui motif tindak penganiayaan tersebut.
Pasca kejadian pelaku melarikan diri, sementara korban masih jalani perawatan intensif di RSUD Hajja Andi Depu Polewali.
"Untuk sementara si tersangka ini masih kita cari karena melarikan diri. Motifnya kami belum tau seperti apa, korban belum bisa dimintai keterangan jelas karena dalam perawatan di rumah sakit," pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.