“ Ketika memasuki perairan Polewali Mandar, perahu yang mereka tumpangi terseret ke tepian akibat angin kencang disertai gelombang tinggi “ ujar Kasat Polair Polres Polewali Mandar, AKP Jubaedi, kepada wartawan Sabtu (13/07/19).
“ Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak imigrasi yang langsung turun untuk melakukan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan kedua WNA asing tersebut “ sambung Jubaedi.
Beruntung saat ditemukan oleh sejumlah warga, kondisi kedua WNA tersebut baik-baik saja, mereka diarahkan untuk beristirahat di rumah warga sambil menunggu cuaca kembali membaik agar keduanya dapat melanjutkan perjalanan. (Thaya) Perahu Tradisional Ditumpangi Dua WNA, Terdampar di Binuang Akibat Cuaca Buruk
Penulis / Redaksi:
admin
Sabtu, 13 Juli 2019 08:47 WITA
625 tayangan
1 menit baca
BINUANG,- Sebuah perahu tradisional yang ditumpangi dua Warga Negara Asing (WNA), terdampar di Pesisir Pantai Binuang, Dusun Teteh, Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat siang kemarin (12/07/19). Kapal ini terdampar akibat angin kencang disertai ombak.
Perahu yang ditumpangi, Mr Sam (32 tahun) dan Mr Daniel (33 tahun) yang berasal dari New Zelang, bertolak dari Pantai Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, 26 Juni lalu, dengan tujuan Objek Wisata Pantai Pasir Putih, Palippis, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar.
“ Ketika memasuki perairan Polewali Mandar, perahu yang mereka tumpangi terseret ke tepian akibat angin kencang disertai gelombang tinggi “ ujar Kasat Polair Polres Polewali Mandar, AKP Jubaedi, kepada wartawan Sabtu (13/07/19).
“ Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak imigrasi yang langsung turun untuk melakukan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan kedua WNA asing tersebut “ sambung Jubaedi.
Beruntung saat ditemukan oleh sejumlah warga, kondisi kedua WNA tersebut baik-baik saja, mereka diarahkan untuk beristirahat di rumah warga sambil menunggu cuaca kembali membaik agar keduanya dapat melanjutkan perjalanan. (Thaya)
“ Ketika memasuki perairan Polewali Mandar, perahu yang mereka tumpangi terseret ke tepian akibat angin kencang disertai gelombang tinggi “ ujar Kasat Polair Polres Polewali Mandar, AKP Jubaedi, kepada wartawan Sabtu (13/07/19).
“ Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak imigrasi yang langsung turun untuk melakukan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan kedua WNA asing tersebut “ sambung Jubaedi.
Beruntung saat ditemukan oleh sejumlah warga, kondisi kedua WNA tersebut baik-baik saja, mereka diarahkan untuk beristirahat di rumah warga sambil menunggu cuaca kembali membaik agar keduanya dapat melanjutkan perjalanan. (Thaya) admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.