Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Penikaman Tewaskan Remaja di Polman Dipicu Keributan Awal Ramadhan

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 19 April 2023 08:03 WITA 466 tayangan 2 menit baca
Penikaman Tewaskan Remaja di Polman Dipicu Keributan Awal Ramadhan
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Remaja bernama Saharuddin (17 tahun) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, meregang nyawa setelah ditikam pria berinisial KD (18 tahun). Iinsiden berdarah ini bermula dari pertikaian dua kelompok pemuda saat membangunkan warga sahur pada awal ramadhan lalu. Kapolsek Tinambung Iptu Haspar mengatakan, keributan bermula ketika kelompok pemuda dari pihak korban yang berasal dari Kampung Gade terlibat keributan dengan kelompok pemuda dari pihak pelaku yang berasal dari Kampung Baru, terlibat pertikaian pada awal ramadhan lalu, Kamis (23/03). Dirinya membantah kabar yang menyebut jika keributan antar dua kelompok pemuda ini akibat pengaruh minuman keras. “Ini diawali ada perkelahian sekitar awal ramadhan, yang berkelahi itu antara kelompok Gade (korban), dengan kelompoknya ini  pelaku  dari Kampung Baru. Jadi yang dikeroyok saat itu adalah temannya ini pelaku pembunuhan, salah satu pelaku pengeroyokan juga pada saat itu, termasuk Saharuddin ini yang menjadi korban pembunuhan,” kata Iptu Haspar saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, Selasa malam (18/04/2023). “Kalau menurut saya, sejauh itu, kalau minuman keras tidak,” sambungnya. Lebih lanjut Iptu Haspar mengungkapkan, ketegangan antara dua kelompok pemuda ini kembali pecah, ketika mereka bertemu untuk membangunkan warga makan sahur, Selasa dini hari (18/04). Awalnya kedua kelompok pemuda ini sempat terlibat pertengkaran, kemudian akhirnya terjadi penikaman yang menewaskan korban Saharuddin. “Tadi malam pada saat mereka sahur-sahur, dia ketemunya di situ (jalan desa). Pada saat sahur-sahur itu, ketemulah antara kelompok sahur-sahur yang dari bawah (Gade) dengan lima orang berteman pelaku (dari Kampung Baru), makanya di situ berhadapan sehingga terjadi pertengkaran adu mulut, hingga akhirnya menikam ini pelaku,” terangnya.Iptu Haspar mengaku telah mendatangi keluarga korban, meminta mereka tetap tenang dan menyelesaikan masalah ini kepada pihak berwajib. Sempat tersiar kabar, korban dan pelaku merupakan keluarga dekat. “Ada informasi korban dan pelaku masih ada hubungan keluarga, tapi informasi dari rumah duka karena tadi pagi saya ke sana untuk memberikan pengertian kepada masyarakat agar menyerahkan kasus ini kepada polisi, menyebut bahwa hubungan keluarga antara korban dan pelaku sudah jauh,” pungkasnya. (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman