Pencarian 3 Korban Terseret Arus Sungai di Mamasa, Dilakukan Berbekal Alat Seadanya
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 4 Mei 2021 14:27 WITA
613 tayangan
2 menit baca
MAMASA,- Upaya pencarian tiga korban kecelakaan lalu lintas yang hilang terseret arus sungai di Kabupaten Mamasa, terus dilakukan.
Selain melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai, warga dan petugas juga terlihat nekat melakukan penyelaman di sungai berarus deras, kendati hanya menggunakan alat seadanya.
Kapolsek Sumarorong IPTU Hendrik mengakui, kondisi sungai yang cukup dalam dan berarus deras, menjadi salah satu kendala yang dihadapi untuk menemukan ketiga korban.
“ Kendalanya, karena peralatan yang kurang, arus sungai yang luar biasa derasnya, sampai masyarakat yang saya turunkan betul-betul punya keberanian untuk turun ke dalam (sungai), “ ujar Hendrik kepada wartawan di lokasi kecelakaan, Selasa siang (04/05/2021).
Menurut Hendrik, pasca kejadian, mobil yang mengalami kecelakaan sempat ikut terseret arus sungai hingga tidak terlihat, “ Awalnya ini kendaraan tidak kelihatan dan sudah tenggelam turun. Nanti masyarakat saya yang turun ke bawah, mengikat dan menarik mobil, mungkin ada sekitar tiga ratusan orang yang turun menarik, “ ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju, Saidar Rahmanjaya mengungkapkan, pihaknya telah memberangkatkan satu tim Rescue Kansar Mamuju, untuk melaksanakan operasi SAR di lokasi kejadian, “ Setelah menerima laporan tentang kecelakaan kendaraan yang membutuhkan penanganan khusus lantaran terjatuh ke dalam sungai, kami langsung memberangkat satu tim untuk melakukan pencarian, “ kata Saidar melalui rilis kepada wartawan.
Saidar mengimbau para personilnya, untuk menjalin koordinasi dan komunikasi yang baik dengan seluruh unsur potensi SAR yang berada di lokasi kejadian, “ Kami berharap, dalam pelaksanaan operasi SAR kecelakaan penanganan khusus kali ini, 3 orang korban dapat segera ditemukan, “ tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, sebuah minibus sarat penumpang dengan nomor polisi DC 1348 SC, mengalami kecelakaan tunggal di jalan Poros Polewali-Mamasa, Kelurahan Messawa, Kecamatan Messawa, Selasa pagi, sekira pukul 06:30 wita.
Mobil yang membawa 10 penumpang termasuk sang sopir, melaju dari arah Kabupaten Mamasa menuju Kabupaten Polewali Mandar itu. Mobil terjun ke jurang sedalam lima puluh meter, hingga akhirnya terjerembab di sungai dan terbawa arus.
Peristiwa ini mengakibatkan 3 penumpang dinyatakan hilang akibat terbawa arus. Korban hilang bernama Nur Indah (30 tahun), serta pasangan kakak beradik Kaila (12 tahun) dan Naila (20 bulan).
Sementara sang sopir bernama Muhammad (26 tahun) bersama 6 penumpang lainnya, berhasil selamat setelah mendapat pertolongan warga. Mereka langsung dilarikan ke Puskesmas Messawa untuk menjalani perawatan, lantaran menderita shock dan luka ringan.
Polisi yang melakukan penyelidikan menduga, kecelakaan dipicu akibat kelalaian sang sopir yang mengantuk saat mengemudi.
Detik-detik proses evakuasi mobil dari dalam sungai, terekam kamera warga, yang videonya kini beredar luas di media sosial. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.