MATENG,- Upaya pencarian Wayan Suhartika (32 tahun), pemancing yang hilang terseret ombak di Perairan Tanjung Lamerre, Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Rabu kemarin (01/01/20), akhirnya membuahkan hasil.
Warga Desa Paraili, Kecamatan Topoyo tersebut, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, oleh Tim Gabungan yang melakukan pencarian, Kamis siang (02/01/20) sekira pukul 14:00 Wita. Jenazah korban didapati tersangkut di bawah batu karang, tidak jauh dari tempatnya terseret ombak.
Pasca ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Satelit Mamuju Tengah, untuk dilakukan visum.
“ Alhamdulillah, dengan kondisi laut di mana ombak sedikit naik, setelah kita lakukan pencairan berulang kali, jenazah korban akhirnya ditemukan “ kata Kapolres Mamuju Tengah, AKBP Zakiy.
Diakui Zakiy, Tim yang melakukan pencarian sempat kesulitan menemukan jenazah korban, “ Selain karena alat yang digunakan untuk melakukan pencarian sangat terbatas, kondisi cuaca juga tidak bersahabat “ jelas Zakiy.
Zakiy menghimbau warga, khususnya yang beraktifitas di laut, agar selalu berhati-hati, karena kondisi cuaca tidak menentu.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa yang dialami Wayan Suhartika bermula, ketika dirinya terjatuh dari atas karang tempatnya berpijak saat memancing di laut, hingga tubuhnya terseret ombak.
Tiga rekannya yang yang berada di lokasi kejadian, masing-masing bernama Dewi Putu Rio Cahyawan (25 tahun), Gusti Ngurah Supratman (35 tahun) dan Made Dwi Diana (30 tahun), nyaris turut menjadi korban, lantaran ikut terseret ombak saat mencoba memberikan pertolongan. Ketiganya berhasil menyelamatkan diri, dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Satelit Mamuju Tengah. (Thaya)