Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Pelayan Publik di Polman Mulai Divaksin, Banyak Peserta Abaikan Prokes

Penulis / Redaksi: admin
Senin, 8 Maret 2021 18:37 WITA 637 tayangan 2 menit baca
Pelayan Publik di Polman Mulai Divaksin, Banyak Peserta Abaikan Prokes
Foto ilustrasi / Dokumentasi kesehatan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI,- Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, mulai melaksanakan vaksinasi COVID-19 secara massal untuk pelayan publik. Namun sayang selama vaksinasi berlangsung, banyak peserta yang tampak mengabaikan protokol kesehatan (prokes) saat menunggu giliran untuk divaksin. Kendati panitia kegiatan yang berlangsung di Gedung Gabungan Dinas, Kecamatan Polewali, telah berulang kali mengumumkan agar peserta sasaran penerima vaksin tertib menunggu giliran, namun hal tersebut diabaikan. Banyak peserta yang berkerumun dan tidak menjaga jarak. Juru Bicara Satgas COVID-19 Polewali Mandar, H Haedar mengaku menyayangkan sikap para peserta penerima vaksin, yang mengabaikan aturan. Dia berharap, sasaran penerima vaksin, untuk tertib sesuai urutan yang telah ditetapkan, “ Inilah, maunya masing-masing individu mematuhi protokol kesehatan, inikan ada urutan pelayanan. Jadi kami meminta semua sasaran untuk melalui urutan itu dengan tertib, “ kata Haedar kepada wartawan, Senin (08/03/2021). Dia mengaku, pihaknya akan melakukan evaluasi, agar pelaksanaan vaksinasi yang mengabaikan prokes ini, tidak terulang lagi, “ Insya Allah akan kami evaluasi, mungkin ada kita besok lanjutan, kita pakai pembatas, sehingga sasaran itu tidak seperti sekarang, “ ujar Haedar. Menurut Haedar, vaksinasi COVID-19 tahap II ini, menyasar semua pelayan publik, “ Tentu kaitannya dengan ketersediaan vaksin, semua instansi vertikal, semua OPD kami undang. Tetapi Insya Allah apabila vaksin datang, maka semua pelayanan vaksinasi diberikan pada pelayanan publik, sampai pada pedagang pasar, pers, pendidik, atlet, dan lain-lain yang semua kategori pelayan publik, “ pungkasnya. Rencananya, vaksinasi tahap II ini digelar selama tiga hari, menyasar sedikitnya 3000 pelayan publik, yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga honorer dan anggota TNI-POLRI. Terpantau, selama kegiatan berlangsung, masih banyak sasaran penerima vaksin yang tampak ketakutan ketika akan disuntik vaksin. Beberapa diantaranya terlihat pucat, sementara lainnya memilih menutup mata dan memeluk rekannya, untuk mengurangi rasa takut, ketika akan disuntik vaksin. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman