Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Pelajar di Mamasa Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Pinus

Penulis / Redaksi: admin
Sabtu, 25 Februari 2023 22:16 WITA 326 tayangan 2 menit baca
Pelajar di Mamasa Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Pinus
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMASA,- Seorang pelajar berinisial TP (18 tahun) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, ditemukan warga tewas dengan kondisi tergantung di pohon pinus. Peristiwa yang gegerkan warga ini, terjadi di Desa Buntu Buda, Kecamatan Mamasa. Kabar penemuan jenazah korban diterima polisi sekira pukul 17:00 wita, Sabtu (25/02). “Tadi sore ada yang melaporkan sekitar jam lima,  bahwa ada orang yang gantung diri di pohon pinus, setelah itu anggota langsung terjun ke tkp (tempat kejadian peristiwa), dan betul di sana ditemukan ada orang yang gantung diri,”kata Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Hamring kepada wartawan, Sabtu malam (25/02/2023). Menurut Hamring korban masih berstatus pelajar. Saat ditemukan warga, korban juga masih mengenakan seragam sekolah lengkap. “Masih pelajar, kalau kelasnya kami belum tahu kelas berapa, dia seorang pelajar SMK pariwisata,”ungkapnya. Polisi yang melakukan penyelidikan menduga korban nekat mengakhiri hidup karena masalah pribadi. Apalagi berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda bekas kekerasan di tubuh korban. “Untuk penyebabnya masih kita dalami, tapi ada beberapa informasi yang kita sempat kumpulkan, bahkan ada surat yang ditinggalkan oleh pihak korban, saya melihat ini ada persoalan pribadi korban entah dengan siapa, itu yang sementara kita dalami,”terang Harming. “Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah oleh tim dokter, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, berdasarkan hasil koordinasi dengan dokter, ternyata betul bahwa yang bersangkutan murni bunuh diri dengan cara menggantung di pohon pinus,”sambung Hamring. Hamring menepis dugaan korban tewas karena sebab lain. Meski saat ditemukan tangan korban terlilit tali. “Jadi setelah kita lakukan olah tkp dan ada tali di tangan, itu bukan terikat, tapi terlilit, jadi tali itu bisa lepas,”pungkas Hamring. (Thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman