Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Oknum Anggota Brimob Mengamuk dan Todongkan Senjata Pada Warga, di Kawasan Wisata Salupajaang

Penulis / Redaksi: admin
Selasa, 21 Januari 2020 08:24 WITA 551 tayangan 2 menit baca
Oknum Anggota Brimob Mengamuk dan Todongkan Senjata Pada Warga, di Kawasan Wisata Salupajaang
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!

BINUANG,- Sejumlah potongan video amatir, menayangkan oknum anggota brimob mengamuk dan menodongkan senjata pada warga, viral di media sosial. Dalam rekaman video juga terlihat, sejumlah oknum anggota Brimob berulangkali melepaskan tembakan ke udara, sebagai bentuk peringatan kepada warga.

Rekaman tersebut diketahui terjadi di Kawasan Wisata Salupajaang, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Senin siang kemarin (20/01/20), sekira pukul 14:00 WITA.

Berdasar informasi yang diperoleh wartawan dari sumber yang tidak ingin disebutkan namanya menjelaskan, keributan berawal, ketika salah seorang oknum anggota Brimob yang datang bersama keluarganya, terlibat kesalahpahaman dengan pengelola ketika diminta membayar uang masuk sebesar 5000 rupiah/orang, “ Oknum anggota Brimob tersebut kemudian memukul salah seorang penjaga pintu masuk tempat wisata, termasuk warga lain yang hendak menghentikan aksinya “ ujar BH, kepada wartawan melalui sambungan telepon, Selasa pagi (21/01/20).

Merasa resah dengan aksi sang oknum anggota Brimob, warga mencoba membela diri dan akhirnya memberikan perlawanan, “ Tidak berselang lama, datanglah sejumlah oknum anggota Brimob lainnya, berpakaian lengkap dan membawa senjata “ lanjut BH menceritakan kronologis keributan.

Di lokasi tempat wisata, beberapa oknum anggota Brimob disebut sempat mengintimidasi warga, “ Selain memukul, mereka juga mengancam warga dengan menondongkan senjata api, puluhan tembakan juga dilepas ke udara, membuat banyak warga ketakutan “ ungkap BH.

Ketegangan baru mereda, ketika ratusan warga bersama puluhan personil kepolisian dari Polres Polewali Mandar dan Polsek Binuang, datang ke lokasi keributan, untuk menghentikan aksi brutal puluhan oknum anggota brimob, “ Setelah itu, anggota Brimob yang buat keributan langsung pergi meninggalkan lokasi tempat wisata “ jelas BH.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Polewali Mandar, AKBP Muhammad Rifai, SH, SIK, menjelaskan, keributan yang melibatkan oknum anggota Brimob dan warga dipicu kesalahpahaman, “ Yang perlu dipahami bahwa kejadian tersebut itu adalah sama-sama tidak diketahui, sama-sama tidak memahami, sama-sama menganggap kalaU ini adalah lokasi yang harus memungut iuran “ kata Kapolres.

Menurut Kapolres, telah terjadi kesepakatan perdamaian antara kedua belah pihak, “ Alhamdulillah sudah dibuatkan pernyataan dan permasalahan ini sudah selesai, Insya Allah saya akan ke kantor Desa Batetangnga untuk bertemu dengan masyarakat untuk memperjelas lagi bahwa masalah ini telah selesai “ pungkas Kapolres Polewali Mandar.

Akibat peristiwa ini, warga dan oknum anggota Brimob dikabarkan mengalami luka-luka. (Thaya)

Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman