Sabtu, 7 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Meresahkan, Warga Passairang-Campalagian Berburu Buaya

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 12 Januari 2022 21:24 WITA 475 tayangan 2 menit baca
Meresahkan, Warga Passairang-Campalagian Berburu Buaya
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
CAMPALAGIAN,- Warga Dusun Passairang, Desa Parappe, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, kembali dibuat resah dengan kemunculan buaya di sekitar pemukiman. Betapa tidak, buaya tersebut diketahui telah memangsa ternak, hingga mencoba menyerang anak-anak. Mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan, warga setempat berinisiatif berburu buaya menggunakan alat seadanya. Seperti yang terlihat Rabu sore (12/01) sekira pukul 17:00 WITA. Menggunakan bambu dan tali sling, warga mencoba menangkap buaya yang didapati berada di bantaran Sungai Lembong Bosi. Namun sayang, upaya tersebut gagal, buaya langsung menenggelamkan diri, saat menyadari kedatangan warga. Selain itu, upaya warga menangkaop buaya juga dilakukan menggunakan seekor bebek sebagai umpan, hingga mengundang perhatian. Hingga petang, buaya tidak kunjung kembali menampakkan wujudkan. “Keresahannya masyarakat di sini, kan itu (buaya) sudah sampai ke darat, bahkan di depan rumahnya warga kejar anak-anak, sudah ada juga beberapa ternak yang dimangsa,”kata salah satu warga, Sudirman Abu kepada wartawan, Rabu (12/01/2022). Menurut Sudirman, setidaknya ada tiga ekor buaya dengan ukuran berbeda-beda, yang kerap terlihat di sekitar pemukiman warga. Ia mengaku, warga nekat turun tangan langsung untuk menangkap buaya tersebut, lantaran belum mendapat perhatian pemerintah. “Sejauh ini belum ada upaya pemerintah, hanya masyarakat di sini, itupun tidak ada artinya. Tetapi masyarakat tetap berupaya untuk ramai-ramai menangkap buaya tersebut. Kalau muncul lagi, kita mau upayakan bagaimana (buaya) bisa tertangkap, kalau kita sudah dapat, kita mau pindahkan atau hubungi pihak terkait,”pungkas  Sudirman. Kepala Seksi BKSDA Wilayah I Mamuju Muh Hasan menduga, kemunculan buaya di sekitar pemukiman disebabkan beberapa faktor. “Dugaan kami terkait kemunculan buaya tersebut adalah karena kondisi sungai di mana-mana meluap, habitat sudah terganggu dan makanan berkurang,”beber Hasan melalui pesan singkat. Hasan mengimbau warga setempat untuk selalu waspada, dan tidak mendekati lokasi kemunculan buaya. “Himbauan kami kepada masyarakat agar selalu waspada, dan tidak mendekati area yang rawan,”tulis Hasan singkat. (Thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman