Sabtu, 7 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Menolong Sesama Nelayan, Serasa mendapat Berkarung-karung Telur Ikan Terbang

Penulis / Redaksi: admin
Kamis, 23 Juni 2022 16:20 WITA 436 tayangan 2 menit baca
Menolong Sesama Nelayan, Serasa mendapat  Berkarung-karung Telur Ikan Terbang
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
SEBELAS nelayan pemburu teripang tertimpa musibah di laut. Kapalnya tenggelam karena bocor di perairan Selat Makassar, saat perjalanan pulang dari mencari teripang. Mereka diselamatkan nelayan pencari telur ikan terbang dari Desa Karama dan Desa Tangnga-tangnga, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Burhanuddin, nelayan Tangnga-tangnga yang membawa tujuh korban ke daratan, mengaku bersyukur bisa membantu sesama nelayan yang ditimpa musibah di laut. Ia bersama delapan temannya langsung kembali membawa tujuh korban, meski sedianya masih beberapa hari di laut mencari telur ikan terbang. Belum seberapa juga telur ikan terbang yang diperoleh. "Menolong sesama nelayan di laut, jauh lebih penting dari telur ikan terbang, berapapun banyaknya. Dengan menolong teman yang kapalnya tenggelam kemarin, rasanya saya seperti mendapat berkarung-karung telur ikan terbang," tutur juragan KM Darma Indah, Kamis 23 Juni pagi. Sejak tiba bersama tujuh korban, Rabu 22 Juni malam, rumah Burhanuddin di Ga'de, Tangnga-tangnga menjadi tempat penampungan sementara. Empat korban lainnya mendampingi seorang temannya yang dirawat di puskesmas Tinambung karena menderita sesak nafas. Burhanuddin menceritakan kronologi sebelas nelayan pemburu teripang ditemukan. Awalnya, katanya, sedang berusaha menemukan peralatannya yang hanyut di tengah laut. Tetiba, melihat beberapa orang sedang mengapung mengunakan jeriken. Setelah didekati, ternyata mereka sedang berusaha menyelamatkan diri karena kapalnya tenggelam. Saat itu, beberapa orang sudah diselamatkan nelayan asal Karama. Salah satunya, berada di atas sampan dengan kondisi memprihatinkan. Kelelahan. Nafasnya terengah-engah. Menurut Burhanuddin, yang tidak bisa ditampung di kapal motor nelayan asal Karama, sebanyak tujuh orang dibawa ke Kapal Darma Indah, milik Burhanuddin. Salah seorang korban, Rusmin nengungkapkan musibah yang menimpanya lantaran kapal bocor pada lambung bagian depan. Sudah diusahakan mengatasi kebocoran, dan menimba air yang memenuhi kapal motor, tetap tidak berhasil. Akhirnya kapal tenggelam, sekira pukul 09:00 wita, Rabu, 23 Juni pagi. Menurut Rusmin, saat kapalnya diketahui bocor, cuaca sedang tidak bersahabat di laut. Angin kencang dan ombak besar. Rusmin bersama teman-temannya gagal mengatasi air laut memenuhi kapal dengan cara menimba selama beberapa jam. "Setelah kapal tenggelam, kami berusaha menyelamatkan diri menggunakan jeriken sebagai pelampung, sampai ditolong nelayab lain," ungkapbya. Seorang temannya yang kelelahan, diprirutaskan naik ke sampan satu- satunya yang dimiliki. Diketahui, para pemburu teripang yang sembilan diantaranya berasal dari Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur, dan dua lainnya dari Makassar, Sulawesi Selatan, telah delapan hari berlayar mencari teripang. Mereka sudah dalam perjalanan pulang, saat KM Nurhalima yang mereka tumpangi alami kebocoran. (emd/Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman