SULBAR,- Kepolisian Daerah Sulbar, menggelar konfrensi pers terkait penanganan bencana, di Sulbar, dan tindakan yang telah diambil pihak kepolisian bersama instansi terkait.
Kegiatan dipimpin Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharuddin Djafar, diikuti Ketua DPRD Provinsi Sulbar, Danrem 142 Tatag, Kepala Basarnas serta tamu undangan lainnya, berlangsung di Aula Arya Guna Polda Sulbar, Kamis (09/01/20).
Kapolda Sulbar menyebut, ada empat kejadian bencana alam alam yang terjadi di Sulbar, pada awal tahun 2020, diantaranya Angin puting beliung di Rangas, Mamuju, peristiwa warga tenggelam terseret ombak di Dusun Dato, Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, serta dua peristiwa kecelakaan di Sungai Karama, Mamuju.
“ Terkait orang tenggelam korban telah ditemukan melalui kerjasama seluruh pihak setempat baik dari TNI/Polri, Basarnas dan masyarakat sekitar. Sementara dua kasus kecelakaan sungai di Karema mencatatkan 3 korban tenggelam dan sampai saat ini dua korban diantaranya belum ditemukan yaitu atas nama Sannang dan Hj. Bondeng yang merupakan pasangan suami istri “ jelas Kapolda melalui Kabid Humas Polda Sulbar, AKBP Hj Mashura.

Disebutkan, memasuki hari ke 7 pasca peristiwa tersebut, upaya pencarian terhadap korban yang hilang masih terus dilakukan, kendati pihak keluarga telah merelakan.
“ Syukur Alhamdulillah, karena informasi setiap peristiwa yang terjadi cepat kami terima, sehingga bisa memberikan respon cepat untuk mengirimkan bantuan upaya pencarian para korban “ sambung Mashura.
Selain membahas terkaiat penanganan korban bencana di daerah ini, Kapolda juga menyebut rencana penanaman pohon, yang akan digelar pada hari Jumat besok (10/01/20), sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus upaya untuk mengantisipasi terjadinya banjir dan bencana alam lainnya. (Thaya)