Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Memprihatinkan Kondisi Supri, Wanita Penderita Tumor di Mapilli – Polman Butuh Bantuan..!!!

Penulis / Redaksi: admin
Jumat, 11 Juni 2021 21:21 WITA 753 tayangan 3 menit baca
Memprihatinkan Kondisi Supri, Wanita Penderita Tumor di Mapilli – Polman Butuh Bantuan..!!!
Foto ilustrasi / Dokumentasi kesehatan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAPILLI,- Malang nasib Supri (57 tahun), wanita paruh baya asal Desa Bonra, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar. Sudah lebih enam bulan lamanya, janda lima anak ini hanya dapat terbaring di rumahnya, dengan kondisi memprihatinkan. Supri menderita penyakit tumor di leher, yang semakin membesar membuat tubuhnya melemah. Sang anak Jumaati mengatakan, tumor di leher Supri awalnya seukuran kelereng yang tiidak mendapat perhatian lantaran dianggap benjolan biasa, “ Awalnya benjolan itu hanya seukuran kelereng dan sudah puluhan tahun. Tetapi dianggap biasa, karena dia tidak merasa sakit dan menurutnya tidak mengganggu, “ ujar Jumaati kepada wartawan di rumahnya, Jumat (11/06/2021). Menurut dia, kondisi Supri baru mendapat perhatian, hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan, setelah mengeluhkan sakit pada leher bagian belakang, “ Setelah itu dia merasa sakit pada bagian leher, akhirnya kita bawa ke rumah sakit, apalagi benjolan di lehernya mulai membesar, “ ujar Jumaati. Setelah dua pekan jalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Polewali Mandar, Supri terpaksa dipulangkan. Pihak keluarga mengaku kesulitan biaya, apalagi rencananya Supri akan dirujuk ke rumah sakit di Makassar untuk dilakukan operasi, “ Kita disuruh bawa ke Makassar, tetapi karena tidak ada biaya akhirnya kami minta pulang, “ tandas Jumaati lirih. Selama berada di rumah, pihak keluarga berupaya menyembuhkan penyakit Supri dengan pengobatan seadanya. Bukannya membaik, kondisi Supri diketahui semakin memburuk. Bahkan, benjolan tumor di lehernya terus membesar hingga seukuran bola takraw, “ Selain berobat medis, keluarga mencoba mencari kesembuhan dengan berobat ke dukun, tapi kondisinya tidak berubah, bakan semakin parah, “ ungkap anak Supri lainnya, Nurmiati. Untuk bertahan hidup, sehari-hari Supri mengandalkan penghasilan anak lelakinya, yang bekerja sebagai buruh penambang pasir. Namun malang, jangankan untuk biaya berobat, penghasilan sang anak juga terkadang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Pihak keluarga sangat berharap, ada dermawan yang mengulurkan tangan membantu biaya pengobatan Supri. Apalag, saat ini Supri sudah sulit bergerak tanpa bantuan orang lain, ternasuk untuk makan maupun minum. Kepala UPTD Puskesmas Mapilli H Saldy Kursani mengungkapkan, setelah dipulangkan dari rumah sakit, pihaknya terus terus memantau kondisi Supri, sembari berharap dia bisa kembali dibawa ke rumah sakit, “ Kami terus memantau keadaannya setelah pulang dair rumah sakit Polewali ke rumahnya. Kami selalu memberikan edukasi kepada pasien dan keluarganya supaya bisa kembali ke rumah sakit, “ kata Saldy di tempat terpisah. Kendati memiliki jaminan kesehatan dari BPJS, diakui Saldy, pihak keluarga kesulitan biaya hidup selama berada di rumah sakit, “ Lagi-lagi karena persoalan biaya hidup selama berada di rumah sakit, itu alasannya. Mudah-mudahan, ada perhatian, teman-teman dari berbagai pihak bisa membantu, bagaimana supaya pasien (Supri) bisa kembali ditangani secara medis di rumah sakit, “ tutupnya. (Thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman